APWI Kabupaten Sukabumi Gandeng Perbankan

KEMANDIRIAN: Perempuan nelayan mengikuti pelatihan pendampingan APWI Kabupaten Sukabumi untuk mewujudkan usaha mandiri. FOTO:SUBHAN/RADARSUKABUMI

KEMANDIRIAN: Perempuan nelayan mengikuti pelatihan pendampingan APWI Kabupaten Sukabumi untuk mewujudkan usaha mandiri. FOTO:SUBHAN/RADARSUKABUMI

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Keseriusan Asosiasi Pendamping Wiraswasta Indonesia (APWI) Kabupaten Sukabumi dalam menciptakan pengusaha mulai tampak. Salah satunya saat ini APWI melakukan pendampingan selama enam bulan kepada perempuan nelayan.

Tak hanya mendampingi, perempuan nelayan nantinya difasilitasi pinjaman dan pangsa pasar hasil produk yang dihasilkan dengan harapan kesejahteraan perempuan nelayan semakin meningkat.

Ketua Umum APWI, Kartib Bayu menjelaskan, proses pendampingan wirausaha bagi para perempuan nelayan merupakan sinergi program APWI dengan pemerintah, BRI dan PT SRP untuk memaksimalkan program.

“Tindak lanjut program untuk memaksimalkan program makanya dikolaborasikan dengan instansi lain pembedayaan usaha bagi perempuan nelayan,” paparnya kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), jumát (22/09/2017).

Kartib menilai, program yang bersifat kolaborasi akan menghasilkan hasil yang nyata bagi para perempuan nelayan. Pasalnya, pada pendampingan yang dilakukan, APWI akan maksimalkan dari sisi konsep dan teknis usaha.

Sementara bank dan PT SRP siap membantu dari sisi pembiayaan dan penampungan hasil produksi. “Jika kolaborasi dilakukan manfaatanya. Tidak hanya program yang bersifat ceremonial. Tapi, Kolaborasi membuat kesuksesan lebih nyata hasilnya,” ungkapnya.

Keriusan APWI, diakui Kartib menggandeng BRI dan PT SRP, untuk membantu penberdayaan perempuan nelayan bukan hanya sebatas wacana. Tapi, sudah dibuktikan dengan mengajak keduanya untuk terlibat dari awal. Harapannya, agar mereka mengetahui segala persiapan untuk menyiapkan wirausaha baru dilingkungan perempuan nelayan.



loading...

Feeds