Musim Kemarau, Ini Upaya yang Dilakukan PDAM Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi

SERIUS: Direktur utama PDAM TBW, Anton Rachman, Saat ditemui diruang kerjanya beberapa waktu lalu. FOTO:DIANA/RADARSUKABUMI

SERIUS: Direktur utama PDAM TBW, Anton Rachman, Saat ditemui diruang kerjanya beberapa waktu lalu. FOTO:DIANA/RADARSUKABUMI

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Terkait banyaknya warga yang mengeluhkan tentang pendistribusian air kepada pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bumi Wibawa (TBW) Kota Sukabumi. Diirektur utama PDAM TBW, Anton Rachman mengaku memaklumi dan menerima semua keluhan tersebut.

Namun harus disadari betul bahwa di daerah mana pun kondisi hari ini dalam keadaan kemarau. “Saya kira semua perusahaan air minum di Indonesia mengalami hal yang sama. Apalagi memasuki musim kemarau seperti sekarang, keterbatasan air bersih memang terjadi di mana-mana.

Tanpa terkecuali, di Kota Sukabumi pun khususnya di wilayah pelayanan PDAM TBW pun terjadi,” akunya kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), rabu (20/9/17).

Kondisi seperti itu, lanjut Anton, tidak bisa dihindari. Namun yang pasti adalah bagaimana upaya-upaya yang dilakukan agar bisa memenuhi kebutuhan air bersih bagi pelanggan. Menurutnya hal ini terjadi oleh banyak faktor.

“Pertama, saat ini sumber air kita mengalami penyusutan debit air hingga 40 persen. Yang kedua, jaringan penyalur air atau transmisi dan distribusi (Trandis) air. Trandisnya ini juga harus kita akui banyak usia pipa yang sudah lama.

Sehingga terjadi kebocoran, hambatan dan sumbatan. Ini juga mempengaruhi pendistribusian air ke pelanggan,” jelasnya. Meningkatnya pengguna air juga menjadi penyebab. Menurut Anton, setiap waktu penggunaan air pasti meningkat.

Pasalnya, Kondisi masyarakat sekarang, pastinya berbeda dengan tahun lalu. “Kota Sukabumi saja sekarang penduduknya sekitar 320 ribuan. Sedangkan Kabupaten yang ada di wilayah pelayanan kami di kisaran 400 ribuan. Secara kuantitas, angka ini mengalami peningkatan. Tentunya hal ini, berdampak pada peningkatan kebutuhan air,” paparnya.



loading...

Feeds