Lembaga Penelitian Sosial Agama Sukabumi Tangani 16 Kasus Asusila

Ilustrasi tindak asusila.

Ilustrasi tindak asusila.

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Lembaga Penelitian Sosial Agama Sukabumi (Lensa) menyebutkan angka pemerkosaan masih tergolong tinggi di Sukabumi. Bahkan, sejak januari sampai bulan September 2017, angka kasus yang didampingi Lensa mencapai 16 kasus.

Angka tersebut, dinilai lebih sedikit dibandingkan tahun lalu, hanya untuk laporan tahun ini belum rampung. “Angka laporan yang masuk dari januari sampai september sudah ada 16 kasus, dan tentunya dengan masih ada waktu beberapa bulan kita masih tunggu, meski harapannya kasus tersebut jangan sampai terjadi,” papar Direktur Lensa Daden Sukendar kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group) saat dihubungi melalui saluran telepon, Kamis (21/09/2017).

Daden mengaku, angka kasus asusila itu didominasi korbannya anak dibawah umur. “Korban lebih banyak anak usia dibawah umur, dibandingkan yang lainnya,” singkatnya. Ia mengungkapkan, setiap kasus yang masuk langsung mendapatkan pendampingan bagi korban.

Dimana untuk memaksimalkan proses pendampingan korban, Lensa sendiri berkoordinasi dengan semua pihak, terutama unsur pemerintah dan aparat kepolisian guna mengupayakan pendampingan hukum. “Kita sering berkoordinasi dengan dinas sosial, sebagai pemangku kebijakan,” ungkapnya.

Meski banyak keterbatasan, Daden optimis setiap pendampingan bagi masyarakat khususnya korban yang melaporkan kasusnya terhadap Lensa. Pihaknya selalu terbuka untuk membantu, meski seringkali ada keterbatasan dari sisi proses bantuan yang di berikan.

“Kita ini hanya NGO (Non-Governmental Organization), kita tidak punya kebijakan dan hanya mengandalkan sukarel awan dan wilayah kerjanya hanya bisa mendampingi karena tidak memiliki anggaran, meski begitu masyarakat tetap selalu kita tampung ketika ada masalah kasus tindakan asusila,” terangnya.

(radar sukabumi/cr10/t)



loading...

Feeds