Bulan Oktober Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Obat Cacing

SOSIALISASI: Kabid Pengendalian dan Pemberantan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi, Lulis Delawati, beserta perwakilan Puskesmas Sukabumi tunjukkan obat cacing usai rapat di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, selasa (19/9/17). FOTO:DIANA/RADARSUKABUMI

SOSIALISASI: Kabid Pengendalian dan Pemberantan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi, Lulis Delawati, beserta perwakilan Puskesmas Sukabumi tunjukkan obat cacing usai rapat di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, selasa (19/9/17). FOTO:DIANA/RADARSUKABUMI

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi akan melaksanakan pemberian pencegahan massal (POMPM) obat cacing kepada seluruh Kota Sukabumi anak usia 1-12 tahun Oktober mendatang.

Hal tersebut dilakukan dalam upaya memenuhi program nasional setelah sebelumnya Dinkes Kota Sukabumi melakukan kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR).

Kabid Pengendalian dan Pemberantan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi Lulis Delawati menuturkan, pemerintah telah menyiapkan obat cacing untuk mencegah kasus cacingan yang banyak tejadi pada anak rentan usia. Hal itu mengacu pada Peraturan Kementrian Sosial (Kemensos) no 15 tahun 2017 tentang Pemberian Obat Cacing.

“Alhamdulillah setelah kampanye IMR sukses dilakukan hingga mecapai 100 persen lebih. Kini pemerintah pusat kali pertama juga mencanangkan program pemberian obat cacing gratis. Sukabumi kebagian giliran Oktober sekarang secara serentak.

Mulai dari anak PAUD, TK, SD, SMP, anak anak posyandu anak-anak bahkan anak yang tidak sekolah pun akan diberikan obar cacing,” jelas Lulis kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), Selasa (19/09/2017).

Pihaknya juga mengklaim telah melakukan sosialisasi kepada 15 puskesmas yang tersebar di wilayah Kota Sukabumi. Lulis berharap, setiap puskesmas bisa kembali mensosialisasikan kepada wilayah kerjanya masing-masing. Sehingga dalam pelaksanaan Oktober mendatang bisa mencapai sesuai target.


loading...

Feeds

SISA KEBAKARAN: Pegawai Negeri Sipil (PNS) melintasi gedung Pemerintah Kota Bekasi yang merupakan sisa kebakaran beberapa waktu lalu.  Sementara untuk perbaikannya baru dilakukan pada 2016 mendatang, termasuk ruangan sekda. Foto ini diambil, Selasa (6/10).  ARIESANT/RADAR BEKASI

Jabatan Sekda Diprediksi Kosong 4 Bulan

Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi diprediksi bakal kosong selama empat bulan. Pemicunya, Rayendra Sukarmadji selaku birokrat tertinggi di Kota …
Pelantikan Rahmat-Tri Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Ada 713 Bacaleg di Kota Bekasi

Sebanyak 713 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari 16 partai politik, mendaftar ke KPU Kota Bekasi untuk menjadi anggota DPRD …