11 PNS di Kabupaten Sukabumi Tergiur Jadi Kades

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Perhelatan Pilkades tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Selain masyarakat biasa yang mendaftarkan diri ikut dalam pencalonan, juga 11 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengikuti perhelatan pemilihan kepala desa (Pilkades) yang bakal digelar Oktober mendatang.

Kepala Bidang Pembinaan dan Kesejahteraan Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi, Mohamad Yunus menjelaskan, pada Peraturan Bupati Sukabumi nomor 26 tahun 2017 tentang perubahan atas Peraturan Bupati nomor 51 tahun 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Pemilihan dan Pemberhentian Kepala Desa membolehkan PNS untuk mencalonkan diri sebagai kepala desa.

“Yang tercatat dalam data kami, ada 11 PNS yang telah resmi akan mengikuti Pilkades tahun ini,” ujar Yunus kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), Rabu (13/09/2017).

Menurut Yunus, dalam Perbup nomor 51 tahun 2015 itu dijelaskan, PNS sah-sah saja mengikuti perhelatan Pilkades. Kendati demikian, ada beberapa persyaratan yang harus ditempuh dan dilengkapi oleh PNS tersebut sebelum maju dalam Pilkades. “Tidak serta merta begitu saja bisa maju, ada persyaratan yang ditempuh oleh mereka,” imbuhnya.

Persyaratan tersebut, lanjut Yunus, diantaranya ialah PNS yang bersangkutan harus memiliki izin dari Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) tempat ia bekerja, mengajukan berkas kepada BKPSDM dan setelahnya harus ada surat keputusan tentang persetujuan dari bupati.

“Kalau persyaratan tidak dilengkapi, maka mereka tidak bisa ikut dalam perhelatan Pilkades. Bagi PNS, itu semua ada aturan yang harus ditempuh,” bebernya. Disinggung soal status PNS bila memenangkan Pilkades, Yunus menjelaskan jabatan fungsional pada organisasi sebelumnya bakal diberhentikan.



loading...

Feeds

ilustrasi

Tips Jadi Pemuda Mandiri ala IEC

Jadi pemuda yang mandiri jadi dambaan banyak orang. Bukan hanya mandiri dalam keuangan, namun secara mental dan spiritual pun demikian.
PEDULI: Siswa SD Insan Kamil membentangkan poster mengecam tragedi kemanusiaan umat Islam Rohingya sekaligus melakukan penggalangan dana, Sabtu (23/9/17) akhir pekan lalu.

SD Insan Kamil Bogor Peduli Rohingya

Tragedi kemanusiaan umat Islam Rohingya di Myanmar telah menyeret simpati dari seluruh penjuru dunia. Aksi kepedulian dilakukan dengan berbagai cara. …