28 Bangli PKL di Kota Sukabumi Dibongkar Paksa Satpol PP

DIROBOHKAN: Sejumlah petugas Satpol PP Kota Sukabumi berjibaku merobohkan bangunan liar yang berada di Jalan Pembangunan Selakaso, Selasa (12/9/17). FOTO : DENDI/RADARSUKABUMI

DIROBOHKAN: Sejumlah petugas Satpol PP Kota Sukabumi berjibaku merobohkan bangunan liar yang berada di Jalan Pembangunan Selakaso, Selasa (12/9/17). FOTO : DENDI/RADARSUKABUMI

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Kendati kerap ditertibkan, namun keberadaan gubuk liar masih saja marak berada di kawasan jalan protokol Kota Sukabumi.

Untuk itu, puluhan petugas Satpol PP Kota Sukabumi bekerjasama dengan petugas Satpol PP Provinsi Jawa Barat dan Dinas PU Bima Marga Provinsi Jawa Barat, melakukan penertiban dengan cara membongkar paksa bangunan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di lahan
milik pemerintah, Selasa (12/9/17).

Puluhan petugas gabungan yang dikerahkan membongkar satu per satu gubuk yang terbuat dari bahan triplek dan kayu tersebut hingga rata dengan tanah. Puing-puing gubuk liar tersebut diangkut menggunakan truk milik Satpol PP untuk kemudian dimusnahkan.

Kasatpol PP Kota Sukabumi, Yadi Mulyadi menjelaskan, puluhan gubuk liar tersebut, ditertibkan oleh puluhan petugas Satpol PP karena para PKL telah melanggar peraturan daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat, No. 1 tahun 2012 tentang Perubahan atas Perda Provinsi Jawa Barat, No 3 tahun 2009 tentang Garis Sempadan Jalan dan Perda No 10 Tahun 2013 tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL.

“Hasil dari operasi ini, sekitar 28 bangunan liar dari empat titik telah kami bongkar secara paksa. Di antaranya, di Jalan Raya Pembangunan Selasako, Jalan Raya Baros, Jalan Raya Otista dan Jalan Didi Sukardi,” jelas Yadi kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group) di sela-sela pembongkaran PKL di Jalan Raya Pembangunan.

Penertiban bangunan liar tersebut, sambung Yadi, telah berjalan lancar dan tidak mendapatkan perlawanan dari para pemilik PKL. Hal ini, terjadi karena sebelum Satpol PP membongkar bangunan liar, terlebih dahulu telah memberikan teguran berupa surat peringatan (SP) sebanyak dua kali.



loading...

Feeds

PEDULI: Siswa SD Insan Kamil membentangkan poster mengecam tragedi kemanusiaan umat Islam Rohingya sekaligus melakukan penggalangan dana, Sabtu (23/9/17) akhir pekan lalu.

SD Insan Kamil Bogor Peduli Rohingya

Tragedi kemanusiaan umat Islam Rohingya di Myanmar telah menyeret simpati dari seluruh penjuru dunia. Aksi kepedulian dilakukan dengan berbagai cara. …