Walikota Sukabumi: Pembangunan Pasar Pelita Sudah Dimulai

Pembangunan pasar pelita

Pembangunan pasar pelita

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Menanngapi permasalahan yang dikeluhkan para pedagang dan Gerakan Pengawal Pembangunan Pasar Pelita (GP4) soal harga kios dan los.

Wali Kota Sukabumi, M Muraz mengaku jika meyebutkan harga yang ditawarkan oleh PT Fortunindo memang mahal. Namun jika dibandingkan dengan harga yang ditawarkan PT AKA jauh lebih mahal.

“Kalau nyebut mahal ih mahal terus. Dulu hariannya mencapai Rp50 juta para pedagang pada ingin membeli,  kini harga diturunkan jauh lebih dari yang ditawarkan oleh PT AKA,” kata Muraz kepada Radar Sukabumi, saat ditemui usai pelaksanaan Halal Bilhalal PKS, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, minggu (16/7/17).

Menutur Muraz, keterlambatan pembangunan Pasar Pelita tersebut diklaimnya akibat meninggalnya direktur PT AKA dan yang menerima amanah yntyuk melanjutkan proyek tersebut tidak benar. Sehingga menyebabkan lelang pasar berlarut-larut.

“Saya minta sekarang jangan diganggu, biarkan investor membangun untuk kota, mau berfikir untuk kota apa mau untuk individu, saya tetap berfikir untuk kota dan untuk masyarakat,” tandasnya.

Muraz juga mengklaim, hingga sampai saat ini, tidak ada kendala sama sekali mengenai rencana pembangunannya.
Namun hanya menunggu jalur masuk alat beratnya saja. Karena pembangunannya sudah mulai dilaksanakan.

“Karena kalau nanti alat berat sudah masuk, maka barang barang sudah tidak bisa berhenti kata si investornya, ” ungkapnya.

Orang nomor satu di Kota Sukabumi ini juga meminta bantuan kepada semua pihak termasuk awak media. Terlebih pembangunan Pasar Pelita ini tidak menggunakan APBD atau APBN, melainkan menggunakan uang investor.


loading...

Feeds