Lansia Pengidap Stroke di Rumah Reyot Dibantu Pemkot Sukabumi

RTLH : Sekda Kota Sukabumi, Hanafie Zain saat menyerahkan bantuan kepada yang bersumber dari para donatur kepada keluarga Mak Iyah.
FOTO: DASEP/RADARSUKABUMI

RTLH : Sekda Kota Sukabumi, Hanafie Zain saat menyerahkan bantuan kepada yang bersumber dari para donatur kepada keluarga Mak Iyah. FOTO: DASEP/RADARSUKABUMI

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Nasib Mak Iyah warga Kampung Pasiripis RT 5/12, Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi sedikit demi sedikit mulai membaik.

Hal ini setelah Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi, Hanafie Zain bersama jajaran Senin (19/6/2017) menyarahkan bantuan dari para donatur yang merasa iba terhadap kodisi Mak Iyah dan kelaurga.

Seperti diketahui, di usianya yang menginjak 70 tahun, ia begitu sangat memprihatinkan karena mengidap stroke bertahun-tahun dan hanya tinggal di rumah bilik reot alias Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Selain itu, Mak Iyah juga memiliki anak keterbelakangan mental yang membutuhkan perhatian serius. Nah kemarin, tangis haru pecah ketika berbagai bantuan datang untuk meringankan bebannya.

“Kami sangat berterimakasi atas bantuan ini. Semoga Allah membalas segala kebaikan yang diberikan,” tutur Hidawati (32) yang merupakan anak Mak Iyah sambil tak henti mengusap air matanya.

Bantuan yang diberikan itu, terdiri dari beberapa item mulai dari beras, sembako, selimut, uang tunai dan lainnya.

Sekda Kota Sukabumi, Hanafie Zain mengatakan, bantuan tersebut didapat dari para donatur yakni dari Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Sukabumi, Ikatan Doketer Indonesia (IDI), Kesra dan Yayasan Sehati.

“Alhamdulillah bantuan ini terkumpul dan sedikit bisa mengurangi beban keluarga Mak Iyah,” ucap Hanafie sebagai mengucap syukur.

Ia mengaku, bantuan tersebut tak dibiayai dari APBD Kota Sukabumi tapi murni dari para donatur. Ia pun mengucap terima kasih kepada para dermawan yang sudah menyisihkan hartanya untuk meringankan sesama.

“Sebagai pejabat pemerintahan, tentu saya sangat bertanggungjawab ketika ada masyarakat yang butuh bantuan. Ketika ini tidak bisa diakomodir dalam APBD, saya inisiatif untuk menggalang dana dan alhmadulillah sudah terkumpul,” paparnya.

Sedangkan proses pembangunan rumah Mak Iyah, sudah mengalami progres cukup bagus. Meskipun memang sempat tersendat karena terkendala anggaran.

Tapi sekarang, bantuan sudah ada dan pengerjaan bisa kembali dilanjutkan.

“Saya berharap, Mak Iyah dan keluarga bisa menempati rumahnya sebelum lebaran nanti,” harap Hanafie.

(cr5)



loading...

Feeds