Bahaya Nih… Rel Kereta Jadi Ajang ‘Ngabuburit’ Warga Sukabumi

BERBAHAYA: Puluhan warga nampak asik menikmati waktu menjelang adzan magrib dengan bersantai dan melakukan aktivitas di sepanjang jalur kereta api. 
FOTO: RENDI/RADARSUKABUMI.

BERBAHAYA: Puluhan warga nampak asik menikmati waktu menjelang adzan magrib dengan bersantai dan melakukan aktivitas di sepanjang jalur kereta api. FOTO: RENDI/RADARSUKABUMI.

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Bagi warga Kecamatan Cicantayan dan Cibadak, menghabiskan waktu menjelang berbuka puasa di perlintasan kereta api sudah menjadi hal biasa. Padahal, tempat tersebut sangat rawan terjadi kecelakaan.

Perlintasan kereta Pangrango dititik 40 Kampung Segog RT 03/02 Desa Batununggal Kecamatan Cibadak selalu ramai setiap sore hari atau menjelang Maghrib Bulan Ramadhan.

Tidak hanya warga setempat, banyak juga pengendara yang berhenti ikut berbaur dalam kemeriahan Ngabuburit.

Tak heran, jika kondisi ini nampak menyemut. Herannya, mereka terkesan tidak takut pada bahaya saat deretan lokomotif (kereta, red) melintas.

Saat wartawan Radar Sukabumi mendatangi tempat Ngabuburit itu, tidak ada satu pun mimik pengunjung yang takut akan bahaya.

Mereka dengan santai dan nampak seperti nyaman melakukan aktivitas menjelang berbuka. Sebagian menjajakan barang dagangan untuk berbuka puasa, dan sebagian lainnya mengisi dengan bersenda gurau dengan temannya.



loading...

Feeds