Aman dan Berkhasiat, Obat Herbal Bisa Diterapkan di Rumah Sakit

SEMINAR: Ketua IAI Cabang Kota Sukabumi, Fachrizal memberikan bingkisan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ritanenny dalam acara seminar nasional mengenai obat herbal di Hotel Horison, Selasa (1/11/2016). FOTO: IKBAL/RADARSUKABUMI

SEMINAR: Ketua IAI Cabang Kota Sukabumi, Fachrizal memberikan bingkisan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ritanenny dalam acara seminar nasional mengenai obat herbal di Hotel Horison, Selasa (1/11/2016). FOTO: IKBAL/RADARSUKABUMI

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Pakar Reumatologi dam Herbal Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Profesor Nyoman Kertia mengatakan, praktik pengobatan modern dan tradisional di Indonesia belum berjalan beriringan. Padahal, pengunaan obat herbal itu bisa diterapkan di setiap rumah sakit.

“Bisa saja dilakukan di rumah sakit lain dan terpenting obat herbal dipastikan aman dan ada khasiatnya. Juga didukung oleh para pelaku obat konvensional,” ujarnya usai mengisi materi seminar nasional di Hotel Horison, Selasa (1/11/2016).

Dijelaskannya, pengobatan herbal masih tergolong sebagai pengobatan komplementer, berbeda dengan sejumlah negara. Seperti Tiongkok, India yang sudah lebih dulu menyetarakan pengobatan konvensional dan herbal.

“Di Indonesia hanya ada sejumlah rumah sakit tengah dibangun poli klinik khusus herbal maupun akupuntur. Salah satunya di RSUP Dr Sardjito yang dikelola sejak 2010 lalu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ritanenny menjelaskan, pengobatan tradisional memang sudah menjadi acuan dari Kementerian Kesehatan. Saat ini, memang kebijakan dari pemerintah pusat itu akan dikembangkan di setiap daerah.


loading...

Feeds