KNPI Tuding Camat Cisolok Sukabumi ‘Sunat’ ADD

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Wakil Ketua PK KNPI Kecamatan Cisolok, Dadang Pei, menuding adanya aksi pungutan liar (pungli) yang diduga dilakukan oleh pihak Kecamatan Cisolok.

Hal itu diketahui dari salah seorang Pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di salah satu desa di Kecamatan Cisolok.

Dadang menyebutkan, pungli tersebut bersumber dari pemotongan alokasi dana desa (ADD) setiap kali ada pencairan. Desa harus menyetorkan dana sebesar Rp3.050.000 kepada pihak kecamatan dengan peruntukan yang tidak jelas.

“Di Kecamatan Cisolok ada 13 desa, kalau satu desa dipotong segitu berapa sekali pencairan coba. Pemotongan ADD tersebut sudah berjalan di tahun ini,” tegas Dadang.

Dalam satu tahun, lanjut Dadang, ADD yang masuk ke pihak kecamatan bisa mencapai Rp9.150.000 per tahun. Namun demikian, desa tak pernah mengatakan hal tersebut lantaran ada tekanan.

“Saya yakin pihak desa tak akan berani mengatakan hal tersebut, karena saya pikir pihak kecamatan tak akan ceroboh memotong begitu saja tanpa ada perjanjian ataupun tekanan ke desa,” terang Dadang.


loading...

Feeds