Perjuangan Pelajar di Pelosok Desa Limusnunggal Kabupaten Sukabumi

PENUH PERJUANGAN: Pelajar SMA, SMP dan SD dari Kampung Cikarang Muara Desa Limusnunggal Kecamatan Bantargadung Kabupaten Sukabumi saat akan berangkat ke sekolah masing-masing dengan melintasi sungai, pada Senin (24/10).
FOTO: HANDI/RADARSUKABUMI

PENUH PERJUANGAN: Pelajar SMA, SMP dan SD dari Kampung Cikarang Muara Desa Limusnunggal Kecamatan Bantargadung Kabupaten Sukabumi saat akan berangkat ke sekolah masing-masing dengan melintasi sungai, pada Senin (24/10). FOTO: HANDI/RADARSUKABUMI

POJOKJABAR.com, SUKABUMI  – Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan, setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya.

Bunyi amanat UUD 41 pasal 31 ayat 1 dan 2 itu tentunya sudah sangat jelas. Tapi, masih saja ada anak bangsa yang harus berjuang mendapatkan pendidikan laik.

Pendidikan adalah jalan terbaik meningkatkan taraf kehidupan sebuah generasi. Namun, apa yang dijumpai di pelosok Kabupaten Sukabumi ini, bisa jadi cermin kondisi pendidikan di banyak daerah terpencil lainnya di Tanah Air.

Para pelajar di daerah terpencil harus rela berjuang agar bisa sampai ke sekolah. Bahkan, medan berbahaya pun dilalui demi mendapatkan pendidikan yang laik. Seperti yang dialami Lastini (17), siswi SMA PGRI Citra Cikidang, Kabupaten Sukabumi.

Derasnya arus air anak Sungai Cimandiri, merupakan santapan Lastini dan beberapa siswa lain setiap harinya. Bahkan, lebatnya hutan dan terjalnya gunung harus ia tempuh. Sejak pukul 04.30 WIB, Lastini sudah dibangunkan untuk berangkat ke sekolah yang jaraknya sekitar 2 sampai 3 kilometer.


loading...

Feeds

Dayung

Ketua PODSI Kabupaten Bekasi Mundur?

Kabar tersebut seolah diamini Ketua PODSI Kabupaten Bekasi yang mengaku saat ini dirinya sudah selesai dalam menjalankan tugas sebagai ketua …