APINDO: Pungli Ganggu Stabilitas Ekonomi, Korban Diimbau Lapor

CURHAT: Ketua DPK APINDO Kabupaten Sukabumi, Ning Wahyu saat mendengarkan curhatan dari buruh di Kabupaten Sukabumi.

CURHAT: Ketua DPK APINDO Kabupaten Sukabumi, Ning Wahyu saat mendengarkan curhatan dari buruh di Kabupaten Sukabumi.

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Soal kasus pungutan liar (pungli) kepada para pencari kerja (pencaker) di perusahaan, Ketua Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Sukabumi, Ning Wahyu tak mau diam diri.

Menurutnya, pungli yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab itu benar-benar sudah membuat resah masyarakat, pemerintah dan pengusaha.

Lantaran, dengan kondisi tersebut, jelas mengganggu stabilitas investasi di bidang kekaryaan di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Padahal, warga Kabupaten Sukabumi sangat membutuhkan penyerapan tenaga kerja (lapangan kerja). Lantaran, kendati wilayah Kabupaten Sukabumi didominasi wilayah agribisnis, namun tak banyak masyarakat terlebih yang baru lulus sekolah mau terjun ke bidang pertanian.

Lantaran lain orang, lain keahliannya. Kehadiran investasi ini merupakan salah satu solusi untuk menyeimbangi pertumbuhan masyarakat. Jika tidak ada pekerjaan, tentu tindakan kriminalitas akan meningkat.


loading...

Feeds