Terkait Kasus Korupsi Eks HGU , Kejari Kabupaten Sukabumi Klaim Gatot Kantongi Sertifikasi Auditor BPK

ilustrasi

ilustrasi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Terkait saksi ahli yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) eks HGU PT Tenjojaya beberapa hari lalu, Penasihat Hukum terdakwa, Dade Agustani menganggap tidak kompeten.

Hal itu lantaran saksi ahli dari UMMI, Gatot, tidak bisa menunjukkan sertifikat sebagai auditor dari BPK.

Menanggapi hal tersebut, Kejaksaan Negeri Cibadak akhirnya buka suara. Pihak kejaksaan mengklaim, saksi ahli yang dihadirkan itu sudah tersertifikasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Saksi ahli yang dihadirkan dalam persidangan itu sudah tersertifikasi oleh BPK,” ujar Kasi Intel Kejari Cibadak, Arya Wicaksana kepada Radar Sukabumi, Kamis (20/10/2016).

Ditunjuknya Gatot menjadi saksi ahli menghitung kerugian negara dalam kasus ini, lanjut Arya, lantaran penyidik menilai bahwa yang bersangkutan mengantongi sertifikasi auditor dari BPK. Sehingga dengan demikian, penyidik menggunakan saksi ahli tersebut.


loading...

Feeds

Pemkot Cirebon, memberikan bantuan kepada korban banjir. Foto: pey/pojokjabar

Pemkot Beri Bantuan Korban Banjir Suba

POJOKJABAR.com CIREBON-Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon langsung memberikan bantuan langsung ke warga yang terdampak banjir luapan aliran sungai Suba, Jumat (23/2/2018) …