Pengungsi Korban Longsor Tiga Desa Mulai Terserang Penyakit

Korban longsor Sukabumi

longsor di Sukabumi

POJOKSATU.id, SUKABUMI – Pasca longsor yang menerjang tiga desa di Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Kini ratusan warga hidup dalam pengungsian. Mereka memerlukan pasokan kebutuhan pokok, juga air bersih.

Informasi yang di himpun Radar Sukabumi (Grup Pojoksatu.id), tiga desa terkena longsor yang terjadi pada pukul 06.00 WIB, Sabtu (11/4) lalu itu adalah Lengkong, Tegalega dan Neglasari. Selain labilnya kontur tanah, longsor ini diakibatkan hujan deras yang kerap mengguyur kawasan tersebut akhir-akhir ini. Akibat longsoran, akses jalan provinsi tertutup dan banjir dengan ketinggian hingga 50 sentimeter.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat, jumlah warga yang diungsikan berjumlah 477 jiwa. Sebagian memilih tinggal di rumah sanak keluarga, dan sisanya di pondok pesantren (Ponpes) yang berada di sekitar tiga desa itu.
“Ada 477 jiwa yang mengungsi. Rumah yang rusak berat 29 rumah, rusak ringan 47 rumah, terendam 54 rumah, empat pesantren, jalan gang satu, jembatan delapan, bendungan irigasi tiga,” ungkap Kabid Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Usman Susilo kepada Radar Sukabumi, kemarin (12/4).

Selain itu lanjut Usman, bencana alam ini membuat sekitar 792 jiwa baik yang terkena langsung maupun hanya terkena dampaknya sangat membutuhkan pasokan air bersih. Itu karena sumber mata air warga tercemar air banjir.

“Kini warga membutuhkan air bersih. Akibat dari bencana ini, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp1,6 miliar,” terangnya.

Masih kata Usman, warga yang mengungsi di tiga pesantren itu kini mengalami gatal-gatal. Namun, hal itu sudah mendapatkan penanganan medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi.

“Kami sudah melakukan evakuasi warga, memberikan kebutuhan dasar, obat-obatan. Kini warga masih memerlukan bantuan berupa kebutuhan dasar dan hunian sementara,” jelasnya.
Menurutnya, akses jalan provinsi yang sempat tertutup material longsor itu sudah dapat dilalui warga maupun kendaraan, pasca dibersihkan dengan menggunakan sejumlah alat berat.

“Kini warga mengungsi di Ponpes Nurul Hidayah Desa Neglasari, Nurul Iman, Almansuriyah Riyadussalam. Namun untuk akses jalan sudah dapat dilalui kendaraan,” tandasnya.

Terpisah, Sekda Kabupaten Sukabumi, Adjo Sardjono mengaku prihatin atas kejadian yang melanda ratusan warga di Kecamatan Lengkong. Pihaknya akan memperhatikan kebutuhan warga pengungsi.

“Kami tentunya prihatin atas musibah ini, kami semaksimal mungkin akan memberikan perhatian kepada para pengungsi,” singkatnya.(ren/ryl/dep)

Feeds