Soal Sudah Diterima, Sukabumi Siap UN

ilustrasi

ilustrasi

POJOKSATU.id, SUKABUMI – Kota dan Kabupaten Sukabumi, dipastikan siap menggelar Ujian Nasional (UN) pada 13 April mendatang. Semua soal UN sudah diterima Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Sukabumi dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi, dengan penjagaan ketat aparat kepolisian dan pengawas dinas terkait pada pukul 14.00 WIB, kemarin (10/4). Ribuan soal UN diterima oleh kepala dinas masing-masing, disaksikan aparat kepolisian.

Kepala Dinas P dan K Kota Sukabumi, Dudi Fathul Jawad mengatakan, soal UN tingkat SMA dan SMK sudah diterimanya kemarin (10/4), dan selanjutnya tinggal didistribusikan ke sekolah-sekolah yang melaksanakan ujian tersebut. Ironisnya, orang nomor satu di lingkungan Dinas P dan K ini mengaku tidak mengetahui berapa jumlah pasti total lembar soal ujian yang diterimanya dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Jabar) itu.

“Ada lah sekitar 130 dus, tapi nanti kita cek lagi berapa jumlah pastinya,” aku Dudi Fathul Jawad saat ditemui Radar Sukabumi (Grup Pojoksatu.id) di halaman gedung Dinas P dan K Kota Sukabumi, kemarin.

Yang jelas, lanjut pria yang pernah menjabat Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Sukabumi ini, lembar soal UN tersebut diperuntukkan bagi 10.270 siswa dari 91 SMA dan SMK negeri dan swasta di Kota Mochi itu.

“Berdasarkan pantauan kami, sejauh ini kesiapan siswa di setiap sekolah sudah siap melaksanakan UN,”tambahnya.

Rencananya, soal UN akan disebar pada Senin pagi (13/4) kepada setiap sekolah yang melaksanakan UN. Sedangkan soal pengamanan, dirinya memastikan tak ada masalah. Sebab, sejauh ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan pengawas.

“Untuk menjaga kerahasiaan, saya bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam hal ini Polres Sukabumi Kota,” terangnya.

Dirinya berharap, pelaksanaan UN tahun ini lancar tanpa ada gangguan apapun, dan meminta para pelajar untuk melaksanakan UN dengan jujur dan benar.

“Meskipun bukan penentu dalam kelulusan ujian, tetap harus dilakukan dengan benar demi peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik,” tandasnya.

Hal senada juga dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Sukabumi, Maman Abdurahman. Pihaknya menyatakan siap melaksanakan UN 2015. Dengan jumlah peserta 18.270 siswa terdiri dari 6.440 siswa SMA, 9.173 siswa SMK dan 2.657 paket C.

“Soal UN sudah kami terima pada siang tadi (kemarin, red), dan sekarang dilakukan penjagaan oleh pihak aparat kepolisian setempat,” tegas Maman Abdurahman.

Dijelaskannya, untuk sekolah yang mengikuti UN berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT), hanya ada dua sekolah yakni YASTI Cisaat dan Yaspida Kadudampit Kabupaten Sukabumi. Meski sebelumnya ada lima sekolah yang dipilih, namun karena dinyatakan belum siap maka tiga sekolah tersebut belum diizinkan untuk UN CBT.

“Di Kabupaten Sukabumi memang relatif sedikit sekolah yang siap mengikuti UN CBT, hanya dua sekolah yang mengikutinya dua-duanya tercatat sebagai sekolah swasta,” terang pria ramah itu. (cr4/hnd/dep)

Feeds