Raskin Masih Telat Datang

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSATU.id, SUKABUMI – Masalah kualitas beras miskin (raskin) yang bergulir akhir 2014 lalu, mulai membaik. Raskin yang sebelumnya berkutu dan seperti tepung itu kini sudah mulai kembali normal. Hal ini dikatakan Lurah Selabatu, Cecep Junaidi di sela-sela pembagian raskin di kantornya, kemarin (9/4).

Menurutnya, sudah dari awal 2015 beras yang dibagikan kembali membaik, meskipun jadwal datangnya beras tersebut masih tak menentu setiap bulannya. Ia pun mengatakan, sebelumnya terbukti jika beras yang jelek itu merupakan beras stok lama yang baru terbagikan. “Keluar yang jelek dulu itu, di karung berasnya tertulis 2013,” akunya.

Sebelumnya, selain kualitas beras yang sangat mengkhawatirkan, proses pendistribusiannya pun harus melewati RT dan RW. Namun untuk saat ini, beras ini diambil langsung oleh Rumah Tangga Sasaran (RTS). Namun, dirinya mengaku masih banyak warga yang meminta beras murah tersebut. Hal itu menurutnya, masih belum tepatnya data yang dimiliki oleh kelurahan saat ini. “Karena data yang dimiliki oleh setiap kelurahan itu merupakan data RTS 2011,” ujarnya.

Meskipun dirinya tahu masih banyak warga yang tak terkoordinir dengan data tersebut, namun dirinya tak bisa berbuat apa-apa karena jatah yang diberikan dari pusat ialah jumlah warga sesuai arsip saat kelurahan yang diberikan oleh pemerintah pusat. “Bagaimana kami bisa mengkoordinir yang lainnya, jika nantinya mereka tetap tak kebagian jatah beras. Karena yang mendapatkan jatah itu sesuai data dari pusat yang diberikan kepada kelurahan,” keluhnya.

Meski demikian, dirinya merasa bersyukur karena warganya yang berjumlah 8.453 jiwa, sebanyak 324 kepala keluarga yang mendapatkan bantuan beras murah itu berkurang menjadi 247 kepala keluarga. “Pada 2012-2013 itu 324 dan Alhamdulillah sekarang hanya 247 RTS saja,” ungkapnya.

Meskipun sebenarnya, ia pun menyadari jika kemauan masyarakat terus mendapatkan bantuan beras tersebut. Tapi, program pemerintah semuanya untuk meningkatkan kualitas masyarakat bukan terus menambah kemiskinan. “Kami terus gencarkan program dari pusat untuk terus mengurangi kemiskinan yang ada di Kota Sukabumi, khususnya warga Kelurahan Selabatu,” pungkasnya.(cr3/dep)

Feeds