Klaim Ekonomi Meningkat, Kemiskinan Hanya Turun 0,02 Persen

Walikota Sukabumi, Mohammad Muraz

Walikota Sukabumi, Mohammad Muraz

POJOKSATU.id, SUKABUMI – Walikota Sukabumi, Mohammad Muraz mengklaim laju pertumbuhan ekonomi 2014 mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut dilihat dari data tahun 2013 sebesar 4,88% dan tahun 2014 menjadi 5,02%. Ungkapan tersebut disampaikan orang nomor satu di Kota Mochi ini dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi tentang Penjelasan Walikota Sukabumi, terhadap Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Tahun Anggaran 2014 di Gedung DPRD Kota Sukabumi, kemarin (6/4).

Menurut Muraz, per kapita tahun 2014 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Sukabumi sebesar Rp33,509 miliar.

Jika dibandingkan hasil per kapita pada tahun 2013, mengalami kenaikan sebesar Rp9,412 miliar.

Namun sayangnya, penurunan tingkat kemiskinan sangat lamban, hal ini diakui Muraz melalui pendekatan estimasi Badan Pusat Statistik (BPS) pada ukuran absolute, hanya turun 0,02 persen.

“Diketahui pada tahun 2014 sekitar 8,03% penduduk miskin, nilai tersebut lebih rendah dari tahun sebelumnya mencapai sekitar 8,05%,” tuturnya.

M Muraz menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam penanggulangan kemiskinan di Kota Sukabumi memberikan andil besar. Sehingga ia meminta kepada seluruh elemen bisa saling bersinergis demi mewujudkan Kota Sukabumi lebih maju.

Terkait dengan capaian serta langkah-langkah yang sudah dilaksanakan dalam bidang ekonomi, pendidikan serta kesehatan, Muraz berharap, daya saing perekonomian Kota Sukabumi semakin kuat, kompetitif serta terpadu.

Mantan Sekda Kota Sukabumi ini juga mengaku, penataan kelembagaan koperasi sudah dilakukan dengan baik untuk mendorong produktivitas. Selain itu, penguasaan penggunaan teknologi produksi untuk masyarakat serta infrastruktur sangat dibutuhkan untuk menopang daya saing dan meningkatan perekonomian Kota Sukabumi.
“Maka, dibutuhkan kerja sama yang mantap antara Pemerintah Daerah Kota Sukabumi dan pihak swasta,” pintanya.

Mengenai tanggapan setiap Fraksi DPRD Kota Sukabumi terhadap LPJ yang disampaikan Walikota dan Wakil Waikota Sukabumi tahun anggaran 2014, Ketua DPRD Kota Sukabumi, M Muslikh Abdussyukur menjelaskan tanggapan dari setiap Fraksi di DPRD Kota Sukabumi, akan disampaikan pada pekan depan.

“Pada tanggal 13 April 2015 mendatang kita akan menyampaikan pandangan fraksi,” jelasnya.

Masih kata Muslikh, LPJ kepala daerah kepada DPRD merupakan agenda konstitusional tahunan yang diatur dalam Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 Pasal 69 Ayat 1.

“Kepala daerah wajib memberikan LPJ tentang penyelenggaraan pemerintahan daerah,” tandasnya.

Rapat Paripurna ini dihadiri oleh sejumlah anggota DPRD Kota Sukabumi, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Sukabumi dan para undangan. (cr5/dep)

Feeds