Khawatir Sesat, Kesbangpol Batalkan Baksos Gafatar

ormas gafatar

POJOKSATU.id, SUKABUMI – Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Sukabumi membatalkan kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan bersama Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Hal ini disebabkan Gafatar belum tercatat di Kesbangpol sebagai Ormas yang ada di Kota Sukabumi.

Sejatinya, kegiatan bakti sosial berupa donor darah tersebut akan diselenggarakan bersama Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Sukabumi bersama Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBP3). Karena hal tersebut DPD KNPI mundur dalam pelaksanaan tersebut.

“Kami tak mengetahui jika kegiatan donor darah tersebut dilakukan dengan Gafatar. Awalnya kegiatan itu hanya akan dilaksanakan bersama KBP3 saja. Kami sudah mengecek bahwa Gafatar belum tercatat di Kesbang sebagai Ormas yang ada di Kota Sukabumi,” ujar ketua DPD KNPI Kota Sukabumi, Luviana Adam, kemarin (6/4).

Ia menambahkan, adanya kekhawatiran karena kabar bahwa Gafatar merupakan Ormas yang beraliran sesat. “Kami sudah melakukan konfirmasi dan merembukkannya dengan pengurus KNPI sehingga membatalkan kerja sama tersebut,” ujarnya.

Terpisah, pengurus KBP3 Erwan Ruswandi mengatakan tak tahu menahu dengan dugaan ormas tersebut sebagai aliran sesat. Pihaknya hanya mengajak kerja sama melakukan bakti sosial tersebut kepada ketua KNPI, “Saya memang tak tahu menahu yang jelas niatnya menggelar bakti sosial,” terang Erwan.

Sementara itu, kepala Kesbangpol Kota Sukabumi, Bude Daryana menjelaskan, tak dapat menyimpulkan kejelasan mengenai dugaan ormas beraliran sesat tersebut. Yang jelas sejauh ini pihaknya melakukan pekerjaan sesuai tugas pokok dan fungsinya. “Kami bekerja normatif, dan kami telah memanggil ketua Ormas tersebut bukan karena persoalan alirannya itu sesat, mereka menggunakan logo Pemda untuk menggelar kegiatan dan tidak konfirmasi,” tegas Bude.

Ia mengakui, selain hal itu, Gafatar tak tercatat sebagai organisasi resmi yang ada di Kota Sukabumi juga di daerah lainnya. “Malahan saya ketahui kemarin jika sekretariat mereka itu ada di daerah Kabupaten Sukabumi, namun saya cek di Kabupaten Sukabumi dan Bogor pun organisasi mereka tidak tercatat juga,” jelasnya.

Menurut dia, sebelum kegiatan itu berlangsung ada beberapa warga yang mengadukan akan membubarkan kegiatan itu jika terus memaksa dilaksanakan. “Sebagai langkah antisipasi pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan TNI juga polisi untuk meredam gejolak antara organisasi dan warga supaya tak terjadi apa-apa,” jelasnya. (cr3/dep)

Feeds

WARGA MENOLAK SSA : Spanduk penolakan Sistem Satu Arah (SSA) yang mengatasnamakan Forum RW dan LPM Kelurahan Depok Jaya terpasang di sisi Jalan Nusantara Raya, kemarin malam. Foto : Ahmad Fachry/Radar Depok

Warga Depok Jaya Tolak Sistem Satu Arah

POJOKJABAR.com, DEPOK – Sistem satu arah (SSA) yang diujicoba Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, mulai diprotes. Keladinya, jalan searah tersebut dinilai …