Kurir Ganja 28,8 Kg di Purwakarta Divonis Bebas, Kejari Akan Kasasi

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Purwakarta yang dipimpin Ariani Ambarwulan, menyatakan terdakwa Jajang Mulyana bin Sultoni (Alm) tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dalam dakwaan pertama primair, subsidair dan dakwaan kedua primair, subsidair penuntut umum, dalam persidangan yang digelar 19 Juli 2018 lalu.

”Melalui putusan PN Purwakarta nomor 59/Pid.Sus/2018/PN Pwk, majelis hakim juga membebaskan terdakwa dari semua dakwaan penuntut umum,” ujar Humas PN Purwakarta, Daniel E Setiawan Simanjuntak, kepada awak media, Senin (30/7).

Selain itu, majelis hakim juga memerintahkan terdakwa dibebaskan dari tahanan segera setelah putusan ini diucapkan dan memulihkan hak-hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya.

”Dan menetapkan barang bukti, ganja sebanyak 28,8 kilogram dan barang bukti lainnya dipergunakan dalam perkara Dede Rahmat alias Umar alias Bakri bin Oman serta membebankan biaya perkara kepada negara,” kata Daniel.

Sebelumnya, Jajang Mulyana (28) warga Anjun, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta kedapatan memiliki ganja sebanyak 28,8 kilogram saat ditangkap Tim Satres Narkoba Polres Purwakarta pada 28 Januari 2018 lalu.

Namun dalam fakta persidangan, pria yang kesehariannya bekerja sebagai tukang ojek itu mengaku tidak mengetahui bahwa barang yang diangkutnya itu berisi ganja puluhan kilo.

Sementara itu, Kasi Pidum Kejari Purwakarta Sucipto mengatakan, setelah menerima putusan resmi yang dikeluarkan PN Purwakarta, pihaknya akan menggambil langkah hukum kasasi terhadap putusan tersebut.


loading...

Feeds