Ngeri! Hutan Seluas 2.250 Hektar di Sukasari Purwakarta Rawan Terjadi Hal Ini

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA– Musim kemarau, hutan seluas 2.250 hektar di wilayah Kecamatan Sukasari, Purwakarta dianggap rawan kebakaran.

Mengantisipasi potensi tersebut, Kepala Resort Pemangku Hutan (KRPH) Desa Kutamanah, Kecamatan Sukasari, Didi Supriyadi, memasang sejumlah papan peringatan terkait bahaya kebakaran hutan yang dibuatnnya secara swadaya, bersama warga sekitar.

“Papan peringatan bahaya kebakaran dipasang di sejumlah titik di kawasan seperti seputar wisata Paranggombong serta hutan yang dekat dengan lahan perumahan warga,” ujarnya kepada awak media, Senin (30/7).

Baca:

Dengan papan peringatan tersebut, lanjut dia, setidaknya petani maupun orang yang melintas diwilayah hutan tidak sembarangan membuat api atau bahkan membuang puntung rokok.

Ini sebagai upaya pencegahan dini terhadap kebakaran hutan dan lahan.

“Tidak hanya pemasangan papan peringatan saja, saya dan juga mandor tetap lakukan patroli tiap hari untuk menjaga hutan yang luasnya 2.250 hekar, serta kami akan mengajak warga untuk bersama menjaga Hutan supaya tidak terjadi kebakaran,” katanya.

Patroli Hutan Libatkan LMDH

Dengan patroli, ia berharap masyarakat menjadi lebih waspada termasuk upaya mencegah perbuatan yang tidak bertanggung jawab dari oknum yang ingin merusak hutan.

“Patroli juga melibatkan masyarakat sekitar hutan atau Lembaga Masayarakat Desa Hutan (LMDH) sehingga lebih mengena dengan sasaran.

Kelestarian hutan menjadi tanggungjawab bersama bukan hanya Perhutani,” ucapnya.

Pemasangan papan peringatan tersebut, lanjut dia, melibatkan juga aparat dari intansi lain seperti TNI dan Polri sehingga upaya pencegahan semakin maksimal.

“Menjaga lingkungan hutan itu merupakan tanggung jawab semua masyarakat bukan hanya Perhutani, TNI, maupun Polri. Semua pihak wajib ikut serta mengawasi dan melindungi hutan kita,” ujarnya.

(jar/rmol/pojokjabar)


loading...

Feeds