RSUD Bayu Asih Purwakarta Dipenuhi Bacaleg

TES KESEHATAN: Bakal calon legislatif menunggu giliran untuk tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih Purwakarta. Gani/Radar Karawang

TES KESEHATAN: Bakal calon legislatif menunggu giliran untuk tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih Purwakarta. Gani/Radar Karawang

Cari Aman

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Ruang pelayanan kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih Purwakarta di serbu para bakal calon anggota legislatif (Caleg) dari berbagai partai politik (Parpol) di wilayah tersebut.

Para bacaleg itu sengaja datang untuk memeriksa kesehatan dengan tujuan mendapatkan surat keterangan sehat jasmani maupun rohani sebagai syarat mencalonkan diri.

“Jumlah warga yang ingin mendapatkan surat keterangan kesehatan jasmani, rohani, psikotes serta bebas penyalahgunaan narkotika yaitu tes urine mencapai lebih dari 100 orang dalam beberapa hari belakangan ini, setelah adanya pendaftaran bakal caleg oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU),” kata Kepala Bidang pelayanan medik, dr Tri Muhammad Hani, Kamis (12/7).

Untuk mengatasi membludaknya caleg yang ingin mendapatkan surat keterangan kesehatan dari RSUD Bayu Asih Purwakarta, terpaksa pihak rumah sakit memberikan jadwal pemeriksaaan kesehatan, seperti pemeriksaan jasmani sengaja dilakukan siang hari setelah pelayanan, supaya tidak mengganggu pelayanan dan juga nyaman untuk peserta tesnya itu.

“Tes dibuka dari Kamis (5/7) lalu hingga tanggal Sabtu (14/7) besok. Hari Senin (16/7) kita harus menyerahkan hasil-hasilnya itu ke masing-masing perwakilan partai, karena mereka katanya mau di input ke silon itu hari itu,” ujar Tri.

Lebih Jauh ia mengatakan, pada Minggu (15/7), pihaknya melakukan finishing dan pada Senin (16/7), RSUD akan menyerahkan hasil tes kesehatan ke KPUD Purwakarta. Sedangkan untuk peserta tes kesehatan sebetulnya dari KPUD untuk itungan bacaleg itu 45 orang per partai dikali 16 partai, hitungannya 720 orang.

“Namun gak nyampe segitu, bahkan ada satu partai yakni Partai Solideritas Indonesia (PSI) itu tidak lakukan tes kesehatan di RSUD Bayu Asih Purwakarta, karena sesuai arahan dari DPP-nya, untuk lakukan pemeriksaan tes kesehatan di ibu kota provinsi,” paparnya.

Sedangkan untuk partai-partai yang baru, tambah dia, itu kebanyakan masih di bawah 20 orang. “Jadi hitungan kita rata-rata partai tidak ada yang mencapai 45 orang, paling banyak baru 39 orang.Tapi yang sampai 45 belum ada,” ujarnya.

Subhan Zaenal Mutaqien (30), salah satu peserta tes kesehatan mengaku sengaja memeriksakan diri ke rumah sakit tersebut sebagai syarat untuk memuluskan niatnya terjun ke kancah politik di Purwakarta dari partai PKB.

“Iya sesuai jadwal saya datang untuk memeriksakan kesehatan,” katanya.

(RK/gan/pojokjabar)


loading...

Feeds