Kolonel. RE.Samodro Beri Paparan tentang Program Citarum Harum di Purwakarta

Kolonel.RE.Samodro, saat memperlihatkan fakta integritas yang disepakati perusahan-perusahan di sektor 15./Foto: Ade

Kolonel.RE.Samodro, saat memperlihatkan fakta integritas yang disepakati perusahan-perusahan di sektor 15./Foto: Ade

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA– Untuk memantau perkembangan normalisasi Sungai Citarum di wilayah sektor 15, Kolonel. RE. Samodro memberikan paparan dihadapan para unsur muspida dan dinas terkait di Kabupaten Purwakarta.

Salah satu upaya untuk menormalisasi sungai citarum melakukan sosialisasi secara berkesinambungan, terutama untuk perusahaan-perusahaan yang membuang limbahnya ke sungai citarum.

“Di sektor 15 ada kurang lebih 19 perusahaan, agar tidak membuang limbah berbahaya ke sungai citarum. Limbah pabrik yang dibuang, harus sesuai dengan ambang batas yang dintentukan,” ujar RE.Samodro saat usai memberikan paparan di ruang Janaka Pemda Purwakarta.

Baca:

 

Bila tetap membandel, lanjut Samodro, maka akan berhadapan dengan hukum yang berlaku. Bahkan perusahaannya bisa di tutup untuk tidak beroperasi kembali.

“Kalau untuk sektor 15 (Wilayah Purwakarta) saya yakin perusahaan-perusahaan disini mentaati peraturan, sesuai dengan ambang batas yang ditentukan. Kami berharap semua elemen masyarakat bisa bersama-sama terlibat, sehingga progam citarum harum dapat terlaksana dengan baik,” beber RE.Samodro.

Setelah melakukan sosialisasi program citarum harum, nanti akan menurunkan team untuk melakukan pemeriksaan-pemeriksaan sepanjang sungai citarum.

“Kalau masih ada perusahaan yang membandel, membuang limbah tidak sesuai standar baku yang sudah ditetapkan, akan ditindak tegas,” tutup RE.Samodro.

Kegiatan Citarum Harum merupakan program kerja dari pemerintah pusat, atau tepatnya dicetuskan oleh presiden Joko Widodo. Sehingga program tersebut sudah ada Keputusan Presidennya, untuk dijalankan.

(Adw/pojokjabar)


loading...

Feeds