Diduga Dibekingi Aparat ,Perusahaan Garmen Bebas Beroperasi, Gaji Karyawan Belum Dibayar

Karyawan CV. Mandiri Jaya saat masih menunggu kepastian, Selasa (12/6/2018)./Foto: Ade

Karyawan CV. Mandiri Jaya saat masih menunggu kepastian, Selasa (12/6/2018)./Foto: Ade

POJOKJABAR.com,PURWAKARTA– Perusahaan CV. Mandiri Jaya di Kampung Baru Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Kota Purwakarta merupakan perusahaan bidang garmen, Kamis (14/6/2018).

Perusahaan tersebut mempekerjakan 100 lebih karyawan. Sayangnya, para pekerja di garmen tersebut membuat para karyawan sedih dan kecewa karena sudah dua bulan gaji mereka belum dibayarkan. Hal ini menyebabkan para karyawannya demo menuntut gaji mereka.

“Kami berkumpul dari pagi tadi, katanya hari ini mau ada pembayaran gaji untuk para pekerja. Tapi hingga sore ini tak ada satu orang pun pihak management yang datang akan membayar gaji kami,” ujar Kurniasari, mewakili rekan-rekan buruh yang berkumpul di halaman perusahan tanpa plang nama tersebut, Selasa (12/6) lalu.

Baca:

Gaji Karyawan Belum Dibayar, Satpol PP Bantah Tuduhan Lurah Soal Garis Kuning Perusahaan Garmen, Siapa Bohong?

Dua Bulan Gaji Tak Dibayar, Buruh Sedih Hadapi Lebaran, Kisah Karyawan CV. Mandiri Jaya Sungguh Pilu

Diduga berdirinya perusahaan tersebut tidak mengantongi izin dari pemerintah daerah setempat, sehingga bisa berbuat semena-mena terhadap para karyawannya. Karena sistem penggajiannyapun berbeda-beda.

“Ada yang digaji 2,2 juta, 1,85 juta dan 1,5 juta setiap bulannya,” tambah Kurniasari.

Anehnya, walaupun diduga tidak mengantongi izin, perusahaan tersebut berani beroperasi hingga berbulan-bulan tanpa ada tindakan dari pemerintahan daerah. Diduga perusahaan tersebut berani beroperasi karena ada beking aparat di belakangnya, sehingga perusahaan dengan leluasa beroperasi.

(Adw/pojokjabar)


loading...

Feeds