Ini Instruksi Kapolres Purwakarta sebelum Masuk Ramadhan

miras (Ilustrasi)./Foto: Istimewa

miras (Ilustrasi)./Foto: Istimewa

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA- Kapolres Purwakarta AKBP Twedi Aditya Bennyahdi menginstruksikan jajarannya agar sebelum memasuki Ramadhan, razia miras dan sejenisnya lebih diintensifkan.

Razia Miras, Polres Sumedang Sita 700 Botol Miras

Ditargetkan, pada bulan suci nanti, di wilayah hukum Polres Purwakarta tidak ditemukan lagi penjualan minuman beralkohol.

“Mudah-mudahan orang yang tidak bertanggung jawab itu sadar untuk di bulan ini dan seterusnya, tidak ada lagi lagi peredaran minuman keras,” kata Kapolres, belum lama ini.

Selain itu, pihaknya akan memberikan hukuman lebih berat kepada yang menjual atau mengedarkan minuman beralkohol (minol) selama bulan Ramadhan.

Razia Miras Satpol PP Amankan Carry, Begini Penjelasan Satpol PP Soal Penemuan Miras di Terminal Harjamukti

“Kalau sanksi yang memutuskan pengadilan, mungkin akan sama. Tetapi akan kami usahakan dan dikomunikasikan, agar bisa lebih berat dibanding biasanya,” katanya.

Twedi meminta kepada masyarakat Purwakarta agar bisa bekerja sama menumpas para pengedar miras yang ada. Selain itu, tokoh masyarakat hingga instansi pemerintah bisa saling dukung agar penjual minol yang meresahkan masyarakat bisa habis dari Purwakarta.

“Kepada seluruh elemen masyrakat, dari pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat kami mengajak dan meminta dukungan untuk memberantas peredaran miras dan narkoba,” ujar dia.

Razia Miras di Seluruh Wilayah Babelan, Hasil yang Diamankan Segini

Sebelumnya, Jajaran Polres Purwakarta telah memusnahkan barang bukti ribuan miras berbagai jenis dan merk. Sebanyak 3155 botol miras berbagai merk dan 1156 liter tuak serta ciu digilas menggunakan sepur tumbuk atau stom di depan Mapolres.

Jumlah tersebut terkumpul atas razia yang digelar oleh Satres Narkoba Polres Purwakarta selama satu bulan terakhir. Seluruh tempat yang dicurigai, didatangi dan digeledah oleh anggota Kasatres Narkoba, AKP Heri Nurcahyo.

(bon/rmol/pojokjabar)


loading...

Feeds