Bencana Terparah, Perusahaan Ini Diduga Kurang Perhatikan Aspek Lingkungan, Pasalnya…

LONGSOR: PT.Mandiri Sejahtera Sentra (MSS) diduga kurang perhatikan aspek lingkungan./Foto: Ade

LONGSOR: PT.Mandiri Sejahtera Sentra (MSS) diduga kurang perhatikan aspek lingkungan./Foto: Ade

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA– Diduga perusahaan tambang batu kurang memperhatikan aspek keselamatan lingkungan. Akibatnya, bencana longsor terjadi di Gunung Miyun, tepatnya di Kampung Babakan RT 14 RW 04, Desa Pamoyanan, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanya saja, longsor yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, Kamis (8/3) kemarin itu mengakibatkan akses penghubung antar kampung terputus serta sejumlah pasilitas milik warga dan hektaran sawah milik petani sekitar ikut tergerus longsor.

“Terjadinya kemarin sore saat hujan, saya dengar suara gemuruh dari atas gunung, lalu bersama warga lain menyelamatkan diri,” kata Ujang (30). warga sekitar. Jumat (9/3).

Baca juga: Berulah Lagi, Pengemudi Ojek Online di Depok Dibacok Geng Motor

Ujang menuding lonsor terjadi akibat pihak perusahaan tambang batu PT.Mandiri Sejahtera Sentra (MSS) ceroboh dalam membuang material limbah di atas gunung. Sehingga. kata ia, saat musim hujan batu bercampur lumpur turun ke pemukiman penduduk.

“Peritsiwa longsor ini sudah dua kali terjadi, namun ini yang paling parah,” beber Ujang.

Sementa, Kepala Desa Pamoyanan Kecamatan Plered Cecep Supriadi mengatakan pihaknya sudah melaporkan peristiwa itu ke pihak kecamatan dan dinas terkait.

“Pertama, kita pastikan tidak ada korban jiwa. yang kedua kita dibantu warga membuka kembali akses jalan yang tertutup longsor,” kata Cecep kepada wartawan.

loading...

Feeds