Gema Sunda Rencanakan Sosialisasi Rutin Bahaya Narkoba Lewat Shalat Subuh, Ini Agendanya

Gema Sunda gelar acara sosialisasi bahaya narkoba.

Gema Sunda gelar acara sosialisasi bahaya narkoba.

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Ketua Ormas Gema Sunda Cibatu, Abbay, mengungkapkan akan ada kegiatan rutin dalam rangka sosialisasi pencegahan bahaya narkoba di masyarakat.

Kegiatan yang digelar lewat tajuk Mapag Fajar ini akan rutin dilakukan setiap satu pekan sekali dari masjid ke masjid yang ada di wilayah kecamatan Cibatu.

Kegiatan ini merupakan keinginan para anggota dan pengurus Gema Sunda untuk bersama-sama membentengi para remaja dan generasi muda dari bahaya narkoba.

“Minggu depan kita akan Mapag Fajar untuk melakukan sholat subuh berjamaah dan sosialisasi bahaya narkoba di tempat yang lain, kemungkinan besar akan kita lakukan di masjid yang ada di wilayah Desa Cipinang,” ujar Abbay..

Selain itu untuk minggu depan juga rencananya akan ada santunan untuk anak yatim dan masyarakat yang kurang mampu.

Masih ditempat yang sama, Camat Kecamatan Cibatu. H. Daiudin mengapresiasi langkah para pemuda dan remaja yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan terutama akibat bahaya narkoba.

“Saya ucapkan terimakasih kepada para pengurus Gema Sunda, tidak lupa juga kepada H. Heri Nurcahyo yang turut serta memberikan wawasan dan arahan tentang bahaya Narkoba di wilayah Cibatu,” beber Camat Cibatu.

Ormas Gerakan Masyarakat Sunda (Gema Sunda) bersama jajaran kepolisian Polres Purwakarta melakukan sosialisasi bahaya narkoba lewat Mapag Fajar Jilid II 2018.

Kegiatan yang diikuti 150 orang dari berbagai kalangan ini dilaksanakan di Masjid Desa Cilandak, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta.

Acara yang didominasi para pemuda dan remaja itu antusiasi mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan salat Subuh berjamaah.

“Kita mengajak 150 jamaah baik laki-laki maupun perempuan di masjid tersebut untuk bersama-sama menjauhi narkoba,”kata Kasat Narkoba AKP  Heri Nurcahyo.

Heri berharap warga berpatisipasi aktif terhadap pencegahan merebaknya peredaran narkoba yang sudah merambah ke berbagai kalangan.

Caranya, menurut Heri, adalah dengan berani melaporkan kepada petugas jika ada gejela mencurigakan dari beredarnya obat-obatan terlarang di masyarakat.

“Hasil yang diharapkan dalam kegiatan itu adalah munculnya keberanian untuk melaporkan serta semakin tumbuhnya partisipasi masyarakat dalam rangka mencegah peredaran gelap narkoba, khususnya di kalangan pelajar, remaja dan pemuda,” harapnya.

 

 (adw/pojokjabar)


loading...

Feeds