Pasca “Bentrok” di KPU Purwakarta, Dukungan untuk Pasangan Ini Terkuat

Suasana Keriuhan di KPU Purwakarta./Foto: Istimewa

Suasana Keriuhan di KPU Purwakarta./Foto: Istimewa

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Pendaftaran pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta malam tadi, Rabu (10/01/2018) terjadi kekisruhan dan hampir bentrok fisik.

Kejadian itu terjadi di detik-detik akhir penutupan pendaftaran pasangan calon Rustandie – Dik-dik di kantor KPU memanas. Penyebabnya berkas pasangan dari Gerinda dan Hanura tersebut dikembalikan.

Kekisruhan berawal dari KPU yang menolak secara tegas berkas salah satu partai pendukungnya dianggap tidak sah, yaitu dukungan dari partai Hanura. Karena untuk Partai Hanura sendiri pada pagi harinya mendukung pasangan Anne-Aming. Sementara pasangan Rustandie-Dik-dik juga mendapatkan surat rekomendasi yang sama dari partai Hanura.

Beruntung kekisruhan tidak sampai ke adu fisik, hanya teriakan-teriakan para loyalis dan pendukung pasangan Rustandie-Dik-dik yang merasa kecewa atas keputusan KPU Purwakarta.

Untuk mencegah terjadinya kekisruhan yang lebih fatal, Kapolres Purwakarta AKBP Dedy Tabrani turun langsung ke halaman kantor KPU. Bahkan beberapa kali mengingatkan melalui pengeras suara kepada para pendukung calon agar tidak berbuat anarkis.

Baca juga: Pasca Ditetapkan Ketua Komisioner, KPU Purwakarta Lantik Anggota PAW

“Saya ingatkan atas nama hukum kepada para pendukung calon agar tidak berbuat anarkis,” ujar Dedy melalui pengeras suara.

Kapolres kemudian memerintahkan para anggota kepolisian untuk menghalau massa keluar dari kantor KPU. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Penyebab terjadinya kekisruhan berawal dari surat dukungan ganda dari partai Hanura, saat melihat surat dukungan yang beredar di kalangan wartawan memang ada perbedaan. Surat dukungan kepada Anne-Aming tanggal 7 Januari ditandatangani oleh ketua umum DPP Hanura dan Sekjennya. Sedangkan di surat dukungan kepada Rustandie-Dik-dik, surat ditandatangani ketua umum DPP Hanura dan wakil sekjen.

Dari kedua dukungan surat tersebut yang paling kuat dukungan kepada Anne-Aming, karena ditandatangani oleh ketua umum dan sekjen sementara untuk pasangan Rustandie -Dik-diek ditandatangani oleh wakil sekjen.

(Adw/pojokjabar)


loading...

Feeds