Wabup : TMMD Bentuk Ikatan Lahir Bathin Antara TNI dan Rakyat

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Wakil Bupati Dadan Koswara mengatakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sebagai salah satu bentuk pengabdian yang luhur, di samping sebagai upaya TNI melestarikan nilai sejarah budaya yang bernama Gotong-royong.

“Disini ada nilai Kemanunggalan TNI – Rakyat, selain itu juga sebagai suatu bentuk ikatan lahir dan batin antara TNI dengan Rakyat,” kata Dadan Koswara.

Tujuan kegiatan TMMD adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memantapkan kesadaran bermasyarakat dalam berbangsa, bernegara, bela negara dan disiplin nasional. Adapun titik berat sasarannya, program TMMD menitikberatkan pada desa-tertingal, terpencil, dan daerah kumuh perkotaan.

“Program TMMD ke 100 Kodim 0619 yang telah berlangsung selama ini, semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambah Wabup yang rencananya akan mencalonkan Bupati pada Pilkada 2018 yang akan datang.

Program TMMD masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat, karena sebagian besar wilayah Indonesia merupakan daerah pedesaan,terpencil dan terisolir.

Sehingga keberadaan TNI untuk membangun sarana prasarana dan infrastruktur di wilayah itu sangat membantu sekali. Seirama dengan tekad pemerintah untuk memacu kreativitas dan prakarsa masyarakat dalam pembangunan, maka, pola pendekatan TMMD tersebut.

“Dalam hubungan dengan Rakyat, TNI yang lahir dari rahim rakyat memiliki hubungan emosional yang sangat tinggi. Kemudian lebih dari itu adalah bagaimana masyarakat desa bisa mendefinisikan keperluan dan kepentingannya sendiri, sehingga proses pembangunan benar-benar dari, oleh dan untuk masyarakat,” beber Dadan, mengakhiri pembicaraan. (Adw)

 


loading...

Feeds

SISA KEBAKARAN: Pegawai Negeri Sipil (PNS) melintasi gedung Pemerintah Kota Bekasi yang merupakan sisa kebakaran beberapa waktu lalu.  Sementara untuk perbaikannya baru dilakukan pada 2016 mendatang, termasuk ruangan sekda. Foto ini diambil, Selasa (6/10).  ARIESANT/RADAR BEKASI

Jabatan Sekda Diprediksi Kosong 4 Bulan

Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi diprediksi bakal kosong selama empat bulan. Pemicunya, Rayendra Sukarmadji selaku birokrat tertinggi di Kota …
Pelantikan Rahmat-Tri Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Ada 713 Bacaleg di Kota Bekasi

Sebanyak 713 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari 16 partai politik, mendaftar ke KPU Kota Bekasi untuk menjadi anggota DPRD …