Banyak Warga Dukung Pembangunan Meikarta

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Diskusi bertema ‘Gerakan Tolak Meikarta’ di Gedung Cawang Kencana beberapa waktu lalu ternyata menghasilkan kesimpulan menarik. Peserta diskusi yang datang dari berbagai kelompok masyarakat itu menghasilkan kesepakatan bahwa warga Kabupaten Bekasi ternyata mendukung dengan dibangunnya Kota Meikarta.

Walaupun diskusi ditempat yang sangat terbatas ruanggannya, namun tak menyurutkan para warga untuk mengkuti acara tersebut. Bahkan para awak media yang hadir sebagian besar tidak bisa masuk kedalam ruangan, akibat terlalu sempitnya ruangan diskusi yang diaediakan panitia.

Tuduhan yang dilontarkan oleh panitia diskusi yang menyebut bahwa Meikarta telah merampas tanah warga Cikarang, sama sekali tidak terbukti. Bahkan warga Cikarang yang juga hadir dalam acara diskusi tersebut sempat berdebat dengan panitia diskusi yang terkesan tendensius dalam menggelar diskusi.

Selain itu, sejumlah pembicara yang sebelumnya diagendakan datang ke lokasi ternyata tak satupun hadir. Termasuk Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar menolak untuk menghadiri acara diskusi tersebut.

“Karena fakta di lapangan, masyarakat Cikarang mendukung pembangunan Meikarta. Ketua panitia menganggap Meikarta telah merampas tanah warga Cikarang pun sangat tidak mendasar dan tidak terbukti,” ujar tokoh masyarakat Cikarang Icang Rahardian, Sabtu (23/9).

Sebelumnya, Ketua Tim Kajian Meikarta, Abdulah Munir menyebut agenda diskusi tersebut terkesan ada kepentingan tertentu. Bahkan kata dia, diskusi seharusnya bisa digelar di lokasi yang layak dan menghadirkan semua elemen masyarakat.

“Tema diskusi tersebut mengangkat tema yang tidak menarik, dan terkesan menyudutkan pihak lain,” ujarnya.

Masih ditempat yang sama, salah seorang jurnalis dari media online menyampaikan kekecewaanya karena lokasi yang begitu sempit.

“Mending diluar aja di lorong jalan, didalam penuh,” singkat Dicky, sambil diam duduk tidak jauh dari pintu masuk area diskusi. (Adw)


loading...

Feeds

SISA KEBAKARAN: Pegawai Negeri Sipil (PNS) melintasi gedung Pemerintah Kota Bekasi yang merupakan sisa kebakaran beberapa waktu lalu.  Sementara untuk perbaikannya baru dilakukan pada 2016 mendatang, termasuk ruangan sekda. Foto ini diambil, Selasa (6/10).  ARIESANT/RADAR BEKASI

Jabatan Sekda Diprediksi Kosong 4 Bulan

Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi diprediksi bakal kosong selama empat bulan. Pemicunya, Rayendra Sukarmadji selaku birokrat tertinggi di Kota …
Pelantikan Rahmat-Tri Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Ada 713 Bacaleg di Kota Bekasi

Sebanyak 713 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari 16 partai politik, mendaftar ke KPU Kota Bekasi untuk menjadi anggota DPRD …