Warga Menilai Para Balon Bupati Kurang Sosialisasi

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Minimnya sosialisasi yang dilakukan oleh para bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan bertarung 2018 yang akan datang dirasakan oleh sebagian besar masyarakat, karena menurut warga para bakal calon hanya bersosialisasi di tempat-tempat tertentu saja dan tidak menyentuh ke seluruh elemen masyarakat.

Demikian hal itu disampaikan Sunarya (36) masyarakat yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh pabrik. Sunarya menilai selama ini para Balon hanya terpaku kepada team sukses ataupun kader partai tertentu saja saat bersosialisasi ke masyarakat.

“Kalau saya tidak aktif di media sosial, maka saya tidak akan tahu siapa saja tokoh-tokoh yang akan mencalonkan diri. Karena kesibukan saya sebagai buruh jadi hingga saat ini belum pernah bertemu secara langsung dengan para bakal calon,” ujar Sunarya.

Yang lebih parahnya lagi, sosialisasi yang dilakukan oleh para bakal calon untuk mengenalkan dirinya tidak sampai mengena ke masyarakat. Kalaupun ada bakal calon yang saya baca di media sosial hanya sebatas seremonial saja, belum pernah ada para bakal calon yang benar-benar riil turun dan pangsung berinteraksi dengan masyarakat.

“Saya nilai para bakal calon sangat kurang bersosialisasi, sehingga masyarakat banyak yang kurang tau siapa saja para bakal calon,” tambah Sunarya warga Bungursari. Hal senada juga disampaikan oleh Ujang (43) petani dari Cibatu, saat ditanya siapa tokoh-tokoh purwakarta yang akan maju di pilkada hanya bisa menggeleng geleng pertanda tidak mengetahui.

“Jangankan tau nama-nama para bakal calon bupati, satupun saya tidak tau. Karena saya kan setiap hari dari pagi hingga sore ada di sawah, malam harinya karena lelah kemudian tidur. Jadi ga tau siapa nama-nama calon penerus Bupati dedi,” beber Ujang. (Adw)


loading...

Feeds