Anggota Dewan Heran Nilai Rata-rata Tinggi Tidak Lolos, Dinas Akan Segara di Panggil

POJOKJABAR.com PURWAKARTA – Anggota DPRD dari komisi IV menanggapi serius permasalahan pendidikan di Purwakarta terutama masalah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang masuk ke SMP, bahkan pihak Dewan akan memanggil pihak-pihak terkait untuk masalah PPDB.

“Nanti secepatnya kita akan Evaluasi masalah PPDB ini, Dinas Pendidikan akan kita panggil begitu juga dengan para kepala sekoahnya,” ujar Alaikassalam, anggota dewan dari fraksi PKB.

Hal senada juga disampaikan Ragil Sukamto, dirinya juga merasa heran dengan masalah PPDB tersebut terutama saat ada anak yang memiliki nilai bagus kenapa tidak lolos.

“Saya merasa heran dan aneh masa anak yang memiliki nilai NEM tinggi dengan rata-rata 90 ko sampai tidak lolos, ada apa dengan pihak sekolah atau dinas pendidikan,” ujar Ragil, wakil rakyat dari fraksi PAN yang merasa heran.

Intinya nanti pihak dewam dari komisi IV akan melakukan evaluasi dan memanggil pihak-pihak terkait untuk menjelaskannya.

“Secepatnya akan kita evaluasi, kepala dinas juga nanti kita panggil,” tegas Ragil.

Evaluasi nanti kita akan tanyakan masalah pembagian kuota baik itu jalur akademik maupun non akademik.

“Setau saya untuk akademik 70%, sedangkan non akademik 30% itupun di bagi lagi untuk masyarakat kurang mampu 20% dan jaur prestasiberikut rekomendasi 10%. Tapi nanti kita lihat lagi kuota yang sebenarnya seperti apa,” tutup Ragil via sambungan seluller. (Adw)



loading...

Feeds

perda

DPRD Kota Depok Sahkan Tiga Perda

DPRD Kota Depok mengesahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Jumat, …
KEMANDIRIAN: Perempuan nelayan mengikuti pelatihan pendampingan APWI Kabupaten Sukabumi untuk mewujudkan usaha mandiri. FOTO:SUBHAN/RADARSUKABUMI

APWI Kabupaten Sukabumi Gandeng Perbankan

Keseriusan Asosiasi Pendamping Wiraswasta Indonesia (APWI) Kabupaten Sukabumi dalam menciptakan pengusaha mulai tampak. Salah satunya saat ini APWI melakukan pendampingan …
BPJS Kesehatan

Hipertensi Paling Banyak Sedot Anggaran BPJS

Meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan menggelar kegiatan “BPJS Kesehatan …