Mengejutkan, Angka Laju Pertumbuhan Penduduk di Pangandaran Besarannya Segini

Harganas Pangandaran./Foto: Radartasikmalaya

Harganas Pangandaran./Foto: Radartasikmalaya

POJOKJABAR.com, PANGANDARAN– Menilai berhasil atau tidaknya program Keluarga Berencana (KB) di suatu daerah bisa dilihat dari laju pertumbuhan penduduknya. Hal tersebut diutarakan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata.

”Itu sebuah paradigma yang jelas. Jika penduduk rendah, maka program KB di daerah tersebut bisa dibilang berhasil,” ungkapnya kepada wartawan usai kegiatan Harganas Kamis (9/8), seperti dilansir dari Radartasikmalaya.

Saat ini, kata dia, laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Pangandaran sendiri mencapai 0,7 persen atau di bawah rata-rata Jawa Barat dan nasional. ”Berarti laju pertumbuhan di kita sudah bagus tentunya,” ucapnya.

Baca: Pemkot Berduka, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Wafat

Menurut dia, dalam pengendalian laju pertumbuhan penduduk itu, dibutuhkan peran dari kader posyandu. ”Saat ini kader posyandu di kita ada 5.500 orang dan sudah diberikan dana operasi sebesar Rp 1,2 juta per tahun. Untuk yang TPD kita berikan Rp 500 ribu per bulan,” tuturnya.

Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Pangandaran Tavian Soekartono mengatakan dalam momentum Hari Keluarga Nasional (Harganas), semua pihak harus memahami arti dan fungsi dari sebuah keluarga.

”Jangan sampai dalam suatu keluarga timbul hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kekerasan terhadap anak, KDRT dan lain-lain,” ucapnya.

Baca: Jabar Evaluasi Kerja Keluarga Berencana dan Kesehatan Subangjaya Sukabumi

(den/pojokjabar)

 


loading...

Feeds