Kesenggol Truk, RY Warga Desa Punten Tewas Terlindas

LAKA: Situasi tempat kejadian laka lantas di Jalan Raya Bandung-Garut Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor, yang mengakibatkan seorang wanita tewas, Kamis (9/8). TOHA HAMDANI/RADAR SUMEDANG

LAKA: Situasi tempat kejadian laka lantas di Jalan Raya Bandung-Garut Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor, yang mengakibatkan seorang wanita tewas, Kamis (9/8). TOHA HAMDANI/RADAR SUMEDANG

POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Naas menimpa RY wanita berusia 53 tahun warga Desa Punten RT 01 RW 02 Kecamatan Bumi Aji Kota Batu, meninggal dunia setelah sebelumnya terlibat tabrakan di Jalan raya Bandung-Garut tepatnya di Bunderan ABC KM 20, Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor, Kamis (9/8).

Korban yang mengendarai sepeda motor Honda jenis Vario D 3070 JV tewas seketika terlindas truk pengangkut kain bernopol B 9927 HG sekitar 07.00 WIB. Menurut informasi yang dihimpun Radar Sumedang (Pojoksatu.id Grup), sebelumnya pengendara motor hendak menyalip truk yang posisinya di belakang samping kiri mobil.

Namun, karena motor menyenggol truk mengakibatkan oleng dan korban terjatuh. Anggota Sat Lantas Polres Bandung, Brigadir Dody. P mengatakan pada saat kejadian pengemudi truck tengah melihat handphone untuk mengetahui lokasi yang ditujunya dan tidak sempat melihat kaca spion mobilnya.

“Sopir sedang melihat GPS, mungkin itu bisa salah satu penyebabnya,” ucapnya kepada wartawan dilokasi kejadian. Pihaknya dari Pos Laka Lantas Cileunyi Polres Bandung, kata Brigadir Dody. P, hanya memback up pas kejadian dan untuk selanjutnya diserahkan ke Sat Lantas Polres Sumedang.

Sementara, Kasatlantas Polres Sumedang AKP Iim Abdurrahim mengatakan, peristiwa bermula saat sepeda motor Honda Vario yang dikemudikan korbab melaju dari arah Bandung menuju Garut.

“Sebelumnya kejadian, sepeda motor hendak mendahului dari arah sebelah kiri tepatnya dilajur 2 terjadi senggolan dengan bagian samping kiri, hingga pengendara sepeda terjatuh dan terlindas ban belakang Fuso sebelah kiri,” tuturnya.

Sementara, sopir truck Bayu Almumin (19) mengatakan, bermula saat hendak mengirim kain dari PT Indorama ke PT Artha Bama. Namun, karena tidak tahu alamatnya sehingga ia berusaha mencari alamat dengan menggunakan Global Positioning System (GPS) dari Handphone.

“Pas kejadian saya lagi mencari alamat pabrik di GPS, Handphone pun disimpan di paha saya, gak lama ada suara yang menabrak ban mobil, langsung saya melihat kaca spion, saya pun langsung menginjak rem, namun mobil tidak ke rem.” katanya.

Jasad korban langsung dilarikan ke RS AMC Cileunyi, Kabupaten Bandung.

(RBD/tha/pojokjabar)


loading...

Feeds