Jumlah Pengangguran di Sumedang Capai 50 Ribu Orang

ARAHAN: Pj. Bupati Sumedang, Sumarwan Hadisoemarto saat memberikan arahan kepada para peserta pelatihan kerja DBHCHT di Aula UPT BLK Sumedang, Senin (6/8/18). Panji / Radar Sumedang

ARAHAN: Pj. Bupati Sumedang, Sumarwan Hadisoemarto saat memberikan arahan kepada para peserta pelatihan kerja DBHCHT di Aula UPT BLK Sumedang, Senin (6/8/18). Panji / Radar Sumedang

POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Jumlah pengangguran di Sumedang mencapai 50 ribu orang. Itu menunjukan upaya pengentasan masalah pengangguran memang belum berarti apaapa. Angka itu sekitar 9 persen dari jumlah penduduk di Sumedang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, dan Transmigrasi, Dikdik Sadikin mengakui hal itu.

“Kami akui angka pengangguran belum bisa berkurang, lebih lagi setiap tahunnya lulusan SMA/SMK hampir dua puluh ribu. Meskipun memang terdapat beberapa perusahaan tekstil maupun garmen yang mempekerjakan tenaga kerja warga asli Sumedang, namun hal itu, dinilai belum optimal dalam menekan angka pengangguran,” sebutnya, dalam acara kegiatan Pembinaan Kemampuan dan Keterampilan Kerja Masyarakat Di Lingkungan Tembakau dan Penghasil Tembakau (DBHCHT) yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna UPT Balai Pelatihan Kerja Sumedang, Senin (6/8).

Dikdik mengatakan, selama dirinya menjabat sebagai Kepala Disnakertrans, banyak upaya yang telah dilakukan guna menekan angka pengangguran tersebut. Salah satunya dengan memberikan pelatihan kerja dan usaha terhadap warga.

Kegiatan tersebut, tutup Dikdik bertujuan untuk menghasilkan calon tenaga kerja yang potensial sesuai dengan kebutuhan pasar kerja dan dunia usaha.

“Saya katakan tadi kepada para peserta pelatihan, ayo kita gali potensi alam di Sumedang yang melimpah ini. Kita harus kreatif dalam melihat apa yang di sekitar kita dulu lah, kita kan punya tahu dan ubi cilembu, diluar itu tementemen pelatihan harus ada yang bisa menciptakan satu potensi khas. Sehingga nanti bisa menciptakan wirausaha baru dan bisa menciptakan lapangan kerja,” paparnya.

Dia juga mengungkapkan, dalam hal ini baik perusahaan maupun Pemkab Sumedang, nyatanya belum ada perjanjian yang mengikat atau kerjasama untuk memprioritaskan tenaga kerja warga Sumedang.

“Oleh sebab itu, diharapkan pasca dilantiknya Bupati/Wakil Bupati Sumedang terpilih nanti, upaya Pemkab Sumedang dalam menekan angka pengangguran akan dioptimalkan. Terlebih, menciotakan lapangan pekerjaan merupakan salah satu janji Bupati terpilih,” terangnya.

Terkati hal itu, Pj. Bupati Sumedang, Sumarwan Hadisoemarto mengatakan upaya yang dilakukan pemerintah saat ini adalah mengefektifkan keberadaan UPT Balai Latihan Kerja (BLK).

“Sekecil apapun kita berupaya untuk mengatasi angka pengangguran. Diharapkan dari 1 orang ini nanti bisa dua sampai tiga orang pekerjaan itu lumayan nanti kita tingkatkan lagi,” ujarnya Pelatihan itu sendiri diikuti oleh 144 orang.

Mereka terdiri dari para pencari kerja dan calon wirausaha baru yang berasal dari lingkungan masyarakat petani tembakau dan masyarakat umum di wilayah Kabupaten Sumedang. Mereka sebelumnya juga telah melewati serangkaian seleksi baik lisan maupun tertulis.

(RBD/jim/pojokjabar)


loading...

Feeds