Pj Bupati Sumedang Ajak Doakan Korban Gempa Lombok

PIMPIN APEL: Pj. Bupati, Sumarwan memimpin apel gabungan di lingkungan Pemkab Sumedang pada Senin (6/8/18). TOHA HAMDANI/RADAR SUMEDANG

PIMPIN APEL: Pj. Bupati, Sumarwan memimpin apel gabungan di lingkungan Pemkab Sumedang pada Senin (6/8/18). TOHA HAMDANI/RADAR SUMEDANG

POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Gempa bumi dengan kekuatan 7 skala richter yang mengguncang sebagian besar wilayah Lombok Nusa Tenggara Barat, menimbulkan keprihatinan di banyak kalangan salah satunya, Penjabat Bupati Sumedang, H. Sumarwan Hadisoemarto.

Saat memimpin apel, Sumarwan menyampaikan empatinya, sekaligus mengajak kepada seluruh peserta apel untuk berdoa bagi keselamatan warga Lombok.

“Berdasarkan informasi dari Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, hingga Senin (6/8) ini akibat gempa tersebut tercatat sudah 82 orang tewas, sementara ribuan warga lainnya mengungsi untuk mencari tempat yang lebih aman dari tempat tinggal mereka,” ungkap Pj. Bupati, Sumarwan saat apel gabungan di lingkungan Pemkab Sumedang pada Senin (6/8).

Sumarwan menambahkan, seluruh masyarakat beserta jajaran Pemkab Sumedang mengucapkan belasungkawa, sekaligus berdoa agar bencana cepat berlalu dan bagi warga Lombok yang terkena musibah agar diberi ketabahan guna melaluinya.

“Mudah-mudahan saudara kita di Lombok diberikan ketabahan, sekaligus menjadi bahan renungan bagi kita bersama,” ujarnya.

Terkait dengan kondisi cuaca pada musim kemarau yang terjadi saat ini, sebagaimana diketahui turut menjadi pemicu beberapa kejadian musibah kebakaran yang terjadi di wilayah Kab. Sumedang.

Pj. Bupati juga mengingatkan kepada seluruh warga masyarakat Sumedang agar meningkatkan kewaspadaanya, serta meminimalisir terjadinya kebakaran.

“Di musim kemarau seperti saat ini hendaknya kita lebih berhati-hati dan menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan kebakaran, seperti halnya dilarang membuang puntung rokok sembarangan, saat membakar sampah dan mengawasi pemakaian alat-alat listrik. Pokoknya kita harus lebih meningkatkan kewaspadaan lah, jangan sampai terjadi (kebakaran),” tuturnya.

(RBD/tha/pojokjabar)


loading...

Feeds