Heboh Tas Jinjing Hitam Bersisi Celana dalam Wanita Jelang Berbuka di Polsek Limbangan, Begini Sikap Polisi

PERIKSA ISI TAS. Tim Gegana dari Brimob Polda Jabar bersama anggota Polres Garut dan Polsek Limbangan mengeluarkan isi tas yang sempat jadi teror di Polsek Limbangan pada Minggu sore (20/5). Tas jinjing warna hitam yang sempat diduga berisi bom itu ternyata berisi pakaian dalam wanita, baju dan uang mainan./Foto: via  Radartasikmalaya.com

PERIKSA ISI TAS. Tim Gegana dari Brimob Polda Jabar bersama anggota Polres Garut dan Polsek Limbangan mengeluarkan isi tas yang sempat jadi teror di Polsek Limbangan pada Minggu sore (20/5). Tas jinjing warna hitam yang sempat diduga berisi bom itu ternyata berisi pakaian dalam wanita, baju dan uang mainan./Foto: via Radartasikmalaya.com

POJOKJABAR.com, GARUT– Menjelang buka puasa, Polsek Limbangan dihebohkan dengan penemuan sebuah tas jinjing warna hitam. Tas itu tergeletak di depan pintu masuk Mapolsek Limbangan pada Minggu sore (20/5).

Temuan tersebut membuat jajaran kepolisian bersiaga. Bahkan, mereka mendatangkan tim Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat untuk mengecek isi tas hitam tersebut. Dikhawatirkan berisi bom.

“Sudah kita amankan dan dibuka sama Tim Gegana (Polda Jabar). Isinya hanya baju dan dalaman wanita,” ujar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan usai Upacara Hari Kebangkitan Nasional di Lapang Setda Garut Senin (21/5).

Baca:

Demi Permudah Proses Hukum 58 Napi Teroris di Jakarta, Sejumlah Lapas Ini Pernah Dihuni Napi Teroris, Ada Napi Wanita?

Ustaz Gaul Evie Effendi, Doakan Syahid Gugurnya Tujuh Anggota Polri Saat Insiden Teror di Mako Brimob dan Mapola Riau

Widiih, Kewaspadaan Ditingkatkan, Lapas Gunung Sindur Bakal Jadi Hunian Napi Teroris Selama Waktu Ini

 

Budi memaparkan dalam rekaman CCTV di lokasi, kejadian berlangsung Minggu (20/5) sekitar pukul 17.20. Saat itu, dua pelaku menggunakan sepeda motor menghentikan kendaraannya tak jauh dari depan gerbang Mapolsek Limbangan. Nampak salah seorang dari penumpang motor menyimpan tas tepat di pintu utama polsek.

“Tas itu pertama diketahui oleh salah satu anggota yang akan membeli makanan untuk berbuka. Kemudian dilaporkan ke pimpinannya kemudian ke polres,” paparnya.

Setelah menerima laporan itu, kata dia, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Tim Gegana Polda Jabar untuk meemeriksa tas tersebut.

“Hasil pemeriksaan, tidak ditemukan bahan peledak. Hanya celana dalam wanita, baju dan uang mainan,” paparnya, seperti dilansir Radartasikmalaya.com.

Saat ini, Budi mengaku masih melakukan pendalaman terhadap kejadian itu. Dia menduga ada unsur kesengajaan dari pelaku dalam kejadian itu. Mereka ingin meneror polisi.

“Kami terus dalami untuk mengejar pelakunya. Karena ini sudah masuk teror,” terangnya.

Terkait pengetatan keamanan di Mapolres Garut, Budi menegaskan itu bukan karena adanya aksi teror di Polsek Limbangan. Tetapi sudah menjadi protap pengamanan.

“Pengetatan pengamanan di mako polres Memang ada pengaruhnya dari sana (teror Surabaya, Red). Tapi sudah sesuai SOP,” terangnya.

(yna/pojokjabar)

loading...

Feeds