Anggota K3S Diciduk Polres Tasikmaslaya Kerena Penyalahgunaan Dana Bos, Jumlahnya

POJOKJABAR.com -Salah satu anggota Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) berinisial P diciduk jajaran Polres Tasikmalaya, Jawa Barat.

P diciduk karena diduga terlibat dalam kasus penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bernilai hingga satu miliar rupiah.

Kepada Wartawan, Kapolres Tasikmalaya AKBP Anton Sudjarwo mengatakan P ditangkap di salah satu lokasi di Singaparna saat diduga tengah menunggu orang lain.

“Saat ditangkap P kedapatan membawa uang sebesar Rp 145 juta dan uang tersebut disimpan dalam tas berwarna abu-abu. Selanjutnya polisi mengembangkan kasus dengan mendatangi kantor UPTD pendidikan Kecamatan Salawu dan ditemukan tas kedua isinya Rp 659 juta. Total Rp 800-an juta,” kata Anton saat menggelar press rilis, Jumat (11/5).

Berdasarkan pengakuan P, lanjut Anton ternyata ada uang penyalahgunaan dana BOS yang sudah dipergunakan.

“Bila dijumlahkan maka total penyalahgunaannya sudah mencapai Rp 1 miliar,” ucapnya.

Ia menyatakan kasus OTT ini baru yang terjadi pada satu UPTD pendidikan saja. Menurutnya, kasus serupa bisa saja terjadi di UPTD lain. Namun pihaknya akan mendalami kasus di UPTS Salawu hingga tuntas.

“Ini baru 1 UPTD 1 Kecamatan. Bayangkan kalau ini di semua UPTD. Tapi kami fokus kesini dulu, bisa saja dikembangkan,” pungkasnya.

(adi/pojokjabar)


loading...

Feeds