Geger, Warga Temukan Kerangka Mayat di Gunung Kareumbi Sumedang

KERANGKA MAYAT: Sesosok mayat laki-laki tinggal kerangka ditemukan di puncak gunung di Blok Kareumbi Desa Cilembu, kamis (11/1/18). Toha/Radar Sumedang

KERANGKA MAYAT: Sesosok mayat laki-laki tinggal kerangka ditemukan di puncak gunung di Blok Kareumbi Desa Cilembu, kamis (11/1/18). Toha/Radar Sumedang

POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Sejumlah warga di Desa Cilembu Kecamatan Pamulihan dihebohkan dengan ditemukannya sesosok mayat laki-laki dalam kondisi tinggal masih kerangka di daerah Pasir Sereh Wulung Blok Gunung Kareumbi Desa Cilembu.

Menurut informasi yang dihimpun Radar Sumedang (Pojoksatu.id Group), ditemukannya mayat tersebut sekitar pukul 15.30 kamis (11/1/18) oleh salah seorang warga yang tengah berburu di hutan tersebut, selanjutnya menginformasikan kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) dan melaporkan ke Polsek Pamulihan.

Diperkirakan mayat tersebut sudah satu bulan meninggal dan sudah tidak bisa teridentifikasi. Saat ditemukan kondisi mayat tinggal tulang-belulang menganga dengan masih terbungkus pakaian berupa kaos warna putih dan celana warna biru seperti pakaian olahraga.

Bagian kepala sebagian sudah membusuk, namun sebagian kulit kepala masih terlihat utuh. Sementara Kapolsek Pamulihan, Iptu Agus Permana saat dikonfirmasi Radar Sumedang (Pojoksatu.id Group) masih berada di lokasi.

“Saya masih di TKP puncak gunung,” ujar Kapolsek melalui pesan singkat yang diterima Radar Sumedang (Pojoksatu.id Group). Kades Cilembu, Koko mengatakan, pihaknya baru mengetahui informasi tersebut dari salah satu warga yang menanyakan kebenarannya.

“Memang benar ada temu mayat di wilayah kami, namun belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut,” ujarnya.

Saat ini, kata kades, anggota kepolisian Polsek Pamulihan dan Koramil Tanjungsari sedang mengevakuasi mayat tersebut. Warga sampai saat ini masih simpang siur mengenai dugaan kematian sesosok pria yang belum diketahui identitas itu.

“Masih belum jelas ada yang bilang korban pembunuhan ada juga yang menduga kalau dia digigit hewan buas,” ujar salah seorang warga menduga- duga.

(RBD/tha/pojokjabar)


loading...

Feeds