Harga Beras di Karawang Merangkak Naik Sejak Akhir Tahun 2017 Hingga…

Ilustrasi Harga Beras

Ilustrasi Harga Beras

POJOKJABAR.com, KARAWANG– Kenaikan harga beras secara perlahan terjadi sejak akhir 2017 lalu. Bergerak dari harga Rp 9  ribu per kilogram.

Hal ini diakui salah seorang pedagang beras di pasar tradisional Cikampek, Karawang, Endang Yusup.

Kemudian berlanjut pada harga kebutuhan pangan sejak tahun 2018. Harga tersebut terus mengalami kenaikan secara signifikan.

“Setiap minggu naik sekitar Rp300, kemudian naik lagi Rp500 dan seterusnya sampai mencapai harga yang sekarang Rp.10.000 -11.000 ,Itu tertinggi sejak saya berdagang beras pada tahun 1990 an lalu,” jelas Endang Yusup, Rabu (10/01).

Endang menyebutkan kenaikan harga beras ini terjadi karena pasokan dari daerah penghasil padi menurun, antara lain Karawang, Subang dan Indramayu.

Baca juga: Bus ‘Maut’ di Cimahi Itu Ternyata Berasal dari Karawang

“Dampak kurangnya pasokan dari daerah penghasil beras, kenaikan semua harga beras, beras jenis IR 64  baik kualitas medium maupun premium  pada kisaran Rp 5 ratus per kilogram,” katanya.

Dia memperkirakan kurangnya pasokan beras ke pasar akibat menurunnya produksi pada musim tanam di tahun lalu. Adapun penurunan produksi disebabkan berbagai gangguan hama antara lain wereng batang coklat.

Pedagang memperkirakan gejolak harga akan terus terjadi dan berharap Pemerintah mengantisipasi kenaikan yang terus terjadi untuk melakukan operasi pasar.

(mar/rmol/pojokjabar)

 


loading...

Feeds