Tanah Ambles di Km 227 + 4/5, Laju Kereta Api Hingga 5 Km/jam Saja

Ambles: Tanah Ambles di di Km 227 + 4/5 antara Stasiun Warung Bandrek dan Stasiun Bumiwaluya

Ambles: Tanah Ambles di di Km 227 + 4/5 antara Stasiun Warung Bandrek dan Stasiun Bumiwaluya

POJOKJABAR.com, Garut– Petugas PT KAI menemukan adanya pergerakan tanah berupa amblesan di Km 227 + 4/5 antara Stasiun Warung Bandrek dan Stasiun Bumiwaluya sehingga segera mengambil tindakan terberat dengan segera memasang semboyan larangan melintas pada jalur tersebut.

Akibat kondisi tersebut pola operasi kereta api mengalami perubahan dengan pola memutar dan overstaapen (menggunakan feeder bus untuk kemudian melanjutkan menggunakan kereta api).

Kejadian tanah amblas/pergerakan tanah di sekitar Malambong Garut yang menutup jalur kereta api, sebagai berikut :

Kereta – kereta yang memutar arah adalah kereta-kereta yang tertahan dari arah timur menuju Bandung yaitu KA Mutiara Selatan tujuan Malang – Surabaya – Bandung, KA Malabar tujuan Malang – Bandung, KA Turangga tujuan Surabaya – Bandung, dan KA Lodaya tujuan Solobalapan – Yogyakarta – Bandung.

Pihak pengelola kereta api membebaskan penumpang kereta dengan jalur memutar atau bisa dengan peralihan kendaraan menggunakan bus menuju Bandung. Pihak Daop 2 pun menyediakan 30 bus yang sudah siap di beberapa stasiun.

Dan di Stasiun Tasikmalaya disediakan 9 bus untuk mengangkut penumpang KA Turangga dan KA Lodaya menuju Bandung.

Di Stasiun Ciawi disediakan 11 bus untuk mengangkut penumpang KA Kahuripan menuju Bandung. KA Serayu tujuan Pasar Senen – Kiaracondong – Purwokerto dan Purwokerto – Kiara Condong – Pasar Senen disediakan 10 bus di Stasiun Cibatu.

Khusus untuk KA Serayu penumpang dari kedua arah bertukar kereta untuk kemudian melanjutkan perjalanan menuju tujuan. penumpang KA Serayu tetap menggunakan kereta api. Yang dari arah Bandung akan menggunakan bus dari Stasiun Cibatu menuju Stasiun Cipeundeuy untuk kemudian naik kereta.

Penumpang KA Serayu dari arah Purwokerto menggunakan bus dari Stasiun Cipeundeuy menuju Stasiun Cibatu untuk kemudian melanjutkan perjalanan penuju Bandung dengan tujuan akhir Pasar Senen.

Keberangkatan kereta Lodaya pagi sendiri jurusan Bandung – Jokyakarta – Solo pukul 07:20 WIB. Penumpang dari stasiun Bandung dan Kiara Condong difasilitasi dengan naik bus untuk diantar ke stasiun Tasikmalaya. Dari sana bisa menggunakan kereta api yang telah disediakan. Untuk sementara kereta api hanya dapat berkecepatan hingga 5 km/jam.

(mar/pojokjabar)


loading...

Feeds

Obrolan Bersama Pojokjabar Tentang Pilbup Bogor di Graha Pena, Kamis (14/12/2017)

Pilbup 2018 di Mata Kader PDIP

POJOKJABAR.com, BOGOR– Sejumlah tokoh di Kabupaten Bogor yang ramai di media soal bursa pencalonan cabup/cawabup, dipertemukan Pojokjabar.com di Graha Pena …