Warga Temukan Mayat ‘Mr.X’ Tersangkut di Sungai Cipeles Sumedang

MEMBAWA MAYAT: Petugas BPBD Kabupaten Sumedang membawa sesosok mayat yang ditemukan di Sungai Cipeles ke kamar mayat RSUD Sumedang, rabu (22/11/17). AGUN GUNAWAN/RADAR SUMEDANG

MEMBAWA MAYAT: Petugas BPBD Kabupaten Sumedang membawa sesosok mayat yang ditemukan di Sungai Cipeles ke kamar mayat RSUD Sumedang, rabu (22/11/17). AGUN GUNAWAN/RADAR SUMEDANG

POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di tengah Sungai Cipeles, tepatnya Dusun Ciganitri Kelurahan Pasanggrahan Kecamatan Sumedang, tak jauh dari Penginapan Anjung Tirta, Kecamatan Sumedang Selatan, Rabu (22/11/17) pagi.

Saat ditemukan, mayat berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan dalam keadaan tanpa busana. Saksi mata yang pertama kali melihat korban, Dikdik Ahmad (58) menuturkan, mayat pertama kali ditemukan sekitar pukul 05.30.

“Saya waktu itu sedang menyeberang jembatan lihat ada sesuatu di tengah sungai, saat saya perhatikan ternyata manusia. Posisinya tersangkut seperti sedang memeluk batu,” kata Dikdik yang juga Ketua RT setempat.

Kemudian Dikdik memberitahukan penemuan mayat tersebut kepada warga lainnya dan melaporkannya ke Polsek Sumedang Selatan. Letak mayat yang berada di tengah sungai dan arus yang deras membuat polisi dan warga kesulitan mengevakuasi mayat.

Sehingga diterjunkan petugas BPBD Sumedang untuk mengeluarkan mayat dari sungai. Kapolsek Sumedang, Kompol Dilam menyebutkan, mayat yang ditemukan tidak dikenal warga sekitar dan tidak ada identitas di tubuh korban. Untuk tindakan lebih lanjut polisi membawa jasad korban ke RSUD.

“Dari pemeriksaan awal korban didapati luka sobek cukup besar di kepala bagian atas hingga tengkoraknya terlihat. Namun belum bisa dipastikan penyebab lukanya apakah unsur kekerasan atau benturan di bawah arus sungai,” katanya.

Kapolsek juga menyebutkan belum diketahui penyebab korban hanyut hingga ditemukan warga. Saat ditemukan masih keluar darah segar dari luka korban. Korban juga belum mengeluarkan bau busuk.

“Kemungkinan korban hanyut kemarin (Selasa, 21/11/17) sore,” katanya lagi. Namun dari hasil pemindaian sidik jari korban di rumah sakit, muncul identitas atas nama Atang, usia 62 tahun, warga Dusun Cigendel Desa Cigendel Kecamatan Pamulihan.

“Belum diketahui penyebab kematian korban. (kemarin, red) kami belum menerima adanya laporan orang hilang,” ujarnya.

(RBD/gun/pojokjabar)


loading...

Feeds

Suspect Difteri

5 Warga Bekasi Suspect Difteri

Penderita Difteri di Kota Bekasi bertambah. 5 orang dinyatakan positif suspect penyakit mematikan itu. Kelimanya berada di sejumlah rumah sakit …