Sang Istri Pergi Jadi TKW, Otong Alami Gangguan Jiwa

ILUSTRASI pemasungan terhadap warga yang mengalami gangguan jiwa. (ist)

ILUSTRASI pemasungan terhadap warga yang mengalami gangguan jiwa. (ist)

POJOKJABAR.com, SUBANG – Otong Juanda (34) waga Desa Kertajati Kampung Cuyu Blok Cigoler RT 05 RW 07 Kecamatan Kertajati, Majalengka mengalami gangguan jiwa, setelah istrinya berangkat menjadi TKW. Bahkan karena dianggap menggangu, selama empat bulan Otong harus dipasung warga setempat di sebuah gubug.

Salah seorang warga, Siti Komariah menuturkan Sebelum mengalami gangguan jiwa, Otong Juanda sebenarnya sosok yang rajin.

“6 tahun lalu saat istrinya menjadi TKW ke Arab Saudi, Otong mulai berulah dengan kerap meminta uang setiap minggu dengan mengancam anaknya akan dibuang ke sungai jika tidak mengirim uang, padahal saat itu istrinya berangkat baru beberapa bulan saja,” kata Siti.

Kesal dengan tingkah Otong, sang istri, saat kembali pulang ke tanah air, minta cerai dengan meninggalkan dua anak bersama neneknya. Beban mental yang dialami Otong cukup berat. Otong akhirnya mengalami stress berat bahkan sudah dipasung dua kali.

Karena semakin hari semakin membahayakan warga, empat tahun lalu akhirnya Otong dipasung dengan rantai di sebuah lahan kosong dan ditempatkan disebuah gubuk kecil yang sengaja.dibangun warga. Pihak keluarga mengaku pasrah terhadap kondisi Otong bahkan berharap jika nanti sudah sembuh berharap Otong bisa bekerja di Bandung.

Otong Juanda akhirnya dijemput rombongan dari Rumah Sakit Jiwa Bandung. Rombongan dipimpin langsung Direktur RS Jiwa Bandung dr. Endang. Sebelum dibawa ke RSJ, Petugas RSJ ini harus melepas rantai yang semula melekat di kaki Otong. Otongpun dibersihkan, dari mulai mandi dan potong kuku, sebelum diangkut ke kendaraan.



loading...

Feeds