Dinkes Sumedang Masih Layani Suntik MR

Ilustrasi Imunisasi MR.

Ilustrasi Imunisasi MR.

POJOKJABAR.com, SUMEDANG  – Pelaksanaan Imunisasi MR (Campak dan Rubella) yang telah dilaksanakan di Sumedang kepada anak usia 9 bulan hingga 15 tahun selama dua bulan yaitu Agustus dan September 2017 mencapai angka 99,4% dari total sasaran sebanyak 281.217 orang.

Kabid P2P (Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit pada Dinas Kesehatan Sumedang, dr. Reny Kurniawati Anton menyebutkan, awalnya sasaran Imunisasi MR di Sumedang hanya 265.169 orang.

Namun dalam perkembangannya setelah dilakukan lagi pendataan sasaran bertambah menjadi 281.217 orang.

“Bila melihat angka memang ada sebagian yang belum diimunisasi MR,hal ini banyak faktor yang mempengaruhinya antara lain kondisi anak sedang sakit ketika ada jadwal imunisasi, ada juga memang saat itu orang tuanya tidak mengijinkan, atau bahkan ada juga yang memang orang tuanya menolak,” kata Reny, Rabu ( 11/10/2017).

Untuk anak yang belum disuntik MR, kata dia, pihak Dinas Kesehatan sejauh ini tetap akan melayaninya walaupun memang pelayanan sesuai jadwal dilakukan Agustus dan September 2017.

“Bagi kita tak ada istilah terlambat ketika mereka mau diimunisasi MR maka akan kita layani, dimana pelayanan akan dilaksanakan di Puskesmas, Poskesdes maupun posyandu,” tambah dr Reny.

Lebih lanjut dikatakan Reny, di Sumedang pelaksanaan imunisasi MR terbagi dalam dua kelompok yaitu untuk anak anak usia sekolah pelaksanaan dilaksanakan sekitar bulan Agustus sedangkan untuk sasara anak anak belum sekolah dilakukan sekitar bulan September.

“Untuk anak anak usia sekolah imunisasi akan dilaksanakan di sekolah masing masing sekolah seperti PAUD, TK, SD maupun SLTP sederajat, sedangkan untuk anak anak belum sekolah pelaksanaan bisa dilakukan di posyandu ataupun puskesmas terangnya.

(gun)



loading...

Feeds

persikad-depok

Persikad Depok Turun Kasta ke Liga 3

POJOKJABAR.com, DEPOK – Persikad Depok bak jatuh tertimpa tangga. Setelah kepemilikannya berpindah-pindah, informasi teranyar tim berjuluk Serigala Margonda itu terdegradasi …