Petani Terancam Gagal Panen, DPRD Sayangkan Pemkab Kurang Perhatian, Solusinya…

ilustrasi

ilustrasi

POJOKJABAR.com, SUBANG – Himpunan Alumni IPB (Institus Per­tanian Bogor) mendesak Pemkab Subang segera melakukan antispasi kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Subang.

Ketua Himpunan Alumni IPB Kabupaten Subang, Agus Masykur Rosadi mengatakan, kekeringan yang sudah mulai melanda sebagian wilayah Kabupaten Subang menjadi perhatian serius organisasinya.

Apalagi bidang pertanian sangat penting dalam menyokong ekonomi masyarakat di Kabupaten Subang.

“Pemerintah daerah harus segera bertindak terhadap masalah ini,” ungkap Wakil Ketua DPRD Subang tersebut.

Saat ini, pasokan air semakin berkurang. Jika dibiarkan maka akan sangat berdampak terhadap pertanian. Sementara tanaman padi yang terlanjur ditanam para petani terancam gagal panen.

Dijelaskam Agus, sebelumnya sejumlah para alumni IPB telah melakukan gerakan penyuluhan penanganan hama wereng terhadap sedikitnya 2.500 petani yang tergabung dalam 50 poktan (kel­ompok tani).

Dikatakan Agus, saat ini tak hanya hama wereng yang menjadi ancaman para petani. Kekeringan juga lambat laun bisa mengancam tanaman padi para petani.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, kata Agus, tak sedikit petani mengalami kerugian yang cukup besar akibat gagal panen. Untuk mengantisipas­inya, Agus mengaku telah memfasilitasi para petani untuk mendapat pinjaman modal dari pihak bank.

“Kami juga terus lakukan pendampingan terhadap para poktan,” tuturnya.

Sementara itu petani asal Tanggulun Kecamatan Kalijati, Engkus Kusnadi (46) mengaku pasokan air di area pesawahannya makin berkurang.

“Kami berharap ada bantuan pompa untuk membantu agar sawah tidak kering,” pungkasnya.

(ygo/din/pojokjabar)



loading...

Feeds