Ketua Dewan Didukung Warga buat Nyagub, “Jangan sampai Bupati Masuk Penjara Lagi”

Ketua DPRD Subang Beni Rudiono

Ketua DPRD Subang Beni Rudiono

POJOKJABAR.com, SUBANG – Jelang Pilkada 2018, Beni Rudiono menanggapi santai slogan MasBen (Imas Beni) yang beredar di masyarakat. Sampai saat ini belum diketahui darimana asalnya slogan tersebut.

Warga Desa Jabong, Kecamatan Pagaden, Riyandi, 30, mengatakan slogan Masben sudah ramai diperbincangakan di masyarakat. Ia mengaku tidak tahu siapa yang memulai slogan tersebut.

“Gak tau siapa yang memulainya. Intinya slogan tersebut semakin ramai saja di masyarakat. Apalagi sekarang mulai banyak kan spanduk calon-calon bupati. Satu keinginan saya, jangan sampai Bupati nantgi masuk penjara lagi. Harus yang amanah,” ungkapnya.

Selain itu, Warga Kecamatan Purwadadi, Ariyanto, 35, mengungkapkan slogan MasBen beredar dari mulut ke mulut.

Ia mengira kebiasaan Beni yang sering blusukan mendorong keinginan masyarakat untuk mengusung Imas dan Beni.

“Mungkin karena Beni suka blusukan. Jadi masyarakat menyanding-nyandingkan Imas dengan Beni untuk maju di Pilkada 2018,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Subang, beni Rudiono mengatakan saat ini dirinya taat pada putusan partai. Ia menyatakan tak bisa menentang putusan partai. Ketika ada kesepakatan kolaisi PDIP dan Golkar maka ia akan menaatinya.

“Kan belum ada keputusan yang pasti. Kita jalani saja dulu dan lihat bagaimana akhirnya. Kita pun sama masih menunggu,” ujarnya.

Menanggapi slogan MasBen, ia menganggap hal tersebut sebagai doa dari masyarakat untuk mendukung dirinya maju dalam Pilkada Subang.

“Kaget juga, tapi apapun bentuknya yang penting output untuk masyarakat baik dan Subang bisa maju,” tandasnya.

(ygo/tra/pojokjabar)



loading...

Feeds

ilustrasi

Tips Jadi Pemuda Mandiri ala IEC

Jadi pemuda yang mandiri jadi dambaan banyak orang. Bukan hanya mandiri dalam keuangan, namun secara mental dan spiritual pun demikian.
PEDULI: Siswa SD Insan Kamil membentangkan poster mengecam tragedi kemanusiaan umat Islam Rohingya sekaligus melakukan penggalangan dana, Sabtu (23/9/17) akhir pekan lalu.

SD Insan Kamil Bogor Peduli Rohingya

Tragedi kemanusiaan umat Islam Rohingya di Myanmar telah menyeret simpati dari seluruh penjuru dunia. Aksi kepedulian dilakukan dengan berbagai cara. …