Festival Anak Saleh Mendapat Banyak Kendala

KHAFILAH SumEDANG: Rombongan khafilah FASI asal Sumedang saat akan diberangkatkan, sebagian besar dari mereka berangkat dengan uang sendiri

KHAFILAH SumEDANG: Rombongan khafilah FASI asal Sumedang saat akan diberangkatkan, sebagian besar dari mereka berangkat dengan uang sendiri

POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Ketua BKPRMI Sumedang, Ayi Subhan Hafas berang dengan kurangnya perhatian dari Pemda Sumedang terkait keberangkatan kontingen FASI (Festival Anak Saleh) Sumedang ke FASI tingkat nasional di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Sebab, para peserta terpaksa mengeluarkan biaya sendiri dari orangtuanya untuk biaya akomodasi.

“Awalnya akan ada 14 anak yang ikut, tapi karena empat orang tak ada biaya mereka dengan berat hati mundur.Kami sangat menyangkan, karena mereka harus mundur karena terkendala dana,” kata Ayi, saat pemberangkatan, Senin (11/9/2017) malam.

Ayi mengaku sudah mengupayakan bantuan ke sejumlah pihak termasuk Pemda Sumedang. Namun hingga pemberangkatan tidak ada bantuan yang turun.

“Padahal ini tingkat nasional, mempertaruhkan nama Sumedang dan Jawa Barat. Dan prestasi Sumedang juga berani bersaing dengan daerah lain,” katanya lagi.

Ayi menambahkan, Pemda hanya melepas pesarta dengan upacara di lapangan IPP, Senin (11/9/2017) pagi.

“Tapi itu juga hanya upacara saja, air minum untuk peserta saja tidak ada sama sekali,” ujarnya.

Sumedang sendiri, kata Ayi,sudah langganan mengirimkan wakilnya ditingkat nasional.

Untuk tingkat Jawa Barat kemarin Sumedang menempati posisi ketiga dibawah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Tasik.

Sehingga Sumedang berhak mengirimkan khalifah paling banyak ketiga di Jawa Barat setelah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Tasik.

“Tahun-tahun sebelumnya biasanya ada anggaran, tapi sekarang kami nunggu sampa detik-detik keberangkatan, tapi dari Pemda sama sekali tidak ada yang merespon,” ujar Ayi.

Meski terkendala anggaran, Ayi mengaki tak menyurutkan semangat para khalifah Sumedang untuk memberikan yang terbaik.

FASI tingkat nasional akan diberlangsung pada 14-16 September dan rencananya akan dibuka Presiden RI Jokowi.

Sementara itu, saat ditemui usai sidang Paripurna DPRD Sumedang, Bupati Sumedang Eka Setiawan mengaku belum mengetahui secara pasti kondisi tersebut. Bupati pun belum bisa memastikan apakah akan menghadiri acara tersebut atau tidak.

“Saya tidak tahu (masalahnya), ya. Mungkin masalah ongkos ya,” ujarnya.

(gun)



loading...

Feeds

PEDULI: Siswa SD Insan Kamil membentangkan poster mengecam tragedi kemanusiaan umat Islam Rohingya sekaligus melakukan penggalangan dana, Sabtu (23/9/17) akhir pekan lalu.

SD Insan Kamil Bogor Peduli Rohingya

Tragedi kemanusiaan umat Islam Rohingya di Myanmar telah menyeret simpati dari seluruh penjuru dunia. Aksi kepedulian dilakukan dengan berbagai cara. …