Buruh Purwakarta Minta Kenaikan UMK 25%

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Ribuan buruh melakukan unjuk rasa mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi Purwakarta, kedatangan buruh tersebut bertepatan dengan akan dilakukannya penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) pada awal November nanti.

Para buruh yang tergabung kedalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menuntut kepada Dewan Pengupahan Kabupaten (Depekab) untuk segera melakukan perundingan terkait masalah UMK.

“Sekitar 1000 buruh yang kami turunkan hari ini, kami menuntut agar Depekab segera berunding dengan perwakilan para buruh sebelum menetapkan UMK,” ujar Fuad BM, ketua FSPMI Purwakarta.

Selain itu, lanjut Fuad, buruh juga menuntut agar pemerintah mencabut UU no 78 tentang buruh. Karena UU tersebut kami anggap telah mengebiri para buruh dan sangat merugikan kami.

“Sedangkan tuntutan yang ke tiga yaitu kenaikan UMK untuk tahun 2017 nanti sebesar 25% dari upah saat ini, atau sekitar 600 ribuan,” tambah Fuad.

Tuntutan selanjutnya, para buruh meminta agar masalah Upah bidang sektoral diadakan lagi karena untuk tahun ini upah Sektoral dihapuskan. Hal itu sangat merugikan para buruh yang bekerja di perusahaan-perusahaan non Garment.

“Kami tanggal 27 nanti akan melakukan aksi kembvali, namun aksi unjuk rasanya ke Provinsi Jawa Barat,” pungkas Fuad. (Adw)


loading...

Feeds