Peternak Ayam Pedaging di Purwakarta Gulung Tikar

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Kabar tak sedap datang dari para peternak ayam pedaging, karena para peternak ayam buras di Purwakarta mulai bangkrut. Penyebab utamanya akibat biaya produksi yang tinggi sehingga sejumlah peternak ayam usaha mandiri (non kemitraan) di beberapa kecamatan di Purwakarta memilih menghentikan usahanya alias gulung tikar.

Bahkan, beberapa usaha peternakan ayam, khususnya populasi di atas seribu ekor, telah mengosongkan kandang daripada harus menanggung rugi akibat tingginya biaya produksi. Selain itu, faktor cuaca yang dianggap tidak bersahabat juga menjadi penyebab para peternak beralih ke usaha yang lain.

“Karena biaya produksi, terutama pakan, yang harus dikeluarkan masih lebih besar dibandingkan dengan hasil panen dan musim juga jadi penentu,” kata Endang salah satu peternak Ayam di Kecamatan Sukatani, kepada wartawan.

Endang mengatakan selain dirinya, banyak peternak lain berhenti mengurus ayam serta memilih untuk alih propesi lantaran sulit mengembangkan usahanya.

“Tetangga saya juga banyak berhenti dan memilih usaha yang lainnya,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan H. Muslih (30) peternak ayam yang bermitra dengan perusahaan asal Kecamatan Tegalwaru mengaku, usaha yang digelutinya meski seluruh biaya produksi ditanggung pengusaha namun ia mengatakan, tidak menjamin hasil yang menguntungkan.

“Karena tetap saja ketika harga ayam dipasaran tinggi kami peternak tidak dapat untung lebih, walaupun dapat bonus sekitar 30 persen dari perusahaan mitra kami itupun jarang terjadi,” ujarnya. (Adw)


loading...

Feeds