Eceng Gondok di Danau Jatiluhur Semakin Meluas Hambat Transportasi Masyarakat

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Keberadaan eceng gondok di Danau Jatiluhur terus meluas, selain merusak pemandangan ternyata mengganggu jalur transportasi. Terutama bagi warga yang biasa menggunakan danau sebagai jalur transportasi, seperti yang terjadi di Kampung Bojong dan Kampung Ciseupan Desa Galumpit Kecamatan Tegalwaru.

“Semakin hari kian banyak eceng gondok ini bukan hanya di pesisir saja seluruh permukaan danau dipenuhi eceng,” kata Apud (50) warga setempat.

Menurutnya, bukan hanya mengganggu pemandangan, tanaman dengan nama latin (eichhornia crassipes) itu juga mengganggu perekonomian warga Desa Galumpit.

“Sangat menggangu sekali karena kita hampir setiap hari lewat danau ini, yang mau kerja atau berdagang jadi terhambat,” kata dia.

Zaki (30), warga lainnya, yang biasa menggunakan jasa perahu untuk menyebrang ke kediamannya di Kampung Ciseupan mengaku, dihantui kekhawtiran saat melintasi hamparan eceng gondok.

“Terkadang, ditumpukan eceng gondok suka ada ular berbisa, saya harus berada di tengah-tengah perahu, agak takut,” kata dia.

Terpisah, Babinkamtibmas Desa Galumpit Polsek Plered, Bripka Anton mengatakan, banyak sopir perahu atau warga sekitar biasa menyebut bargas terhambat saat mengoperasikan alat trasportasi itu, karena keberadaan eceng gondok.

Dia mengatakan, sering melihat perahu dengan berpenumpang  tiba-tiba mogok atau mesin perahu mati, diam ditempat saat melintasi tumpukan eceng gondok.

“Biasanya kalau mati karena baling-baling perahunya nyangkut di eceng gondok, dan terkadang si sopir nyebur ke air untuk memperbaiki baling-baling. Ya walaupun penuh dengan resiko,” terangnya. (Adw)


loading...

Feeds